Ada orang yang kesulitan dalam menunaikan salat, ada pula yang kesulitan dalam melaksanakan puasa. Lantas, apakah ibadah pas-pasan bisa mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW?
Waktu berjalan begitu cepat hingga tak terasa bulan suci Ramadhan sebentar lagi tiba. Untuk menyambut bulan yang muliakan, kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin sebagai umat muslim.
Dosen Unpad, Puspa Mirani Kadir, membagikan pengalamannya kala melanjutkan pendidikan di Jepang. Dia tak menyangka ada kemudahan menunaikan urusan ibadah.
Sebagai hamba Allah, kita harus menjalankan ibadah wajib atau fardhu tanpa melalaikannya. Adapun ibadah sunnah jika dikerjakan dapat pahala, apabila tidak juga tidak mendapat dosa. Seperti salat tahajud yang memiliki keutamaan luar biasa.
Selain sebagai kewajiban, salat fardhu juga memiliki banyak keutamaan dan juga sebagai tiang agama. Jika tiang agamanya tidak kokoh sebab lalai dalam menjalankannya, maka akan berpengaruh dengan turunnya tingkat keimanan.
Ada 5 tips bila ingin meningkatkan kuantitas salat. Jangan sampai usia yang terus bertambah tak dibarengi dengan jumlah ibadah dan hanya mengerjakan 5 waktu.
Dia pun merumuskan penyebab ahli ibadah yang masih berbuat maksiat menjadi dua hal. Pertama adalah gagal dalam kekhusyukan, keikhlasan, dan kesempurnaan beribadah.
Muslim yang taat pasti akan mendahulukan rutinitas ibadahnya sebelum memulai aktivitas kerja harian. Segala kegiatan tersebut bahkan dilakukan sejak dini hari.
Umat Islam diperintahkan salat, karena ibadah tersebut merupakan media untuk berkomunikasi dengan Allah SWT, sehingga jadi tolok ukur amalan-amalan lainnya.
Gaya busana muslim Ricky Harun bisa menjadi pilihan salat Jumat. Tampil modis kekinian dan tetap syar'i boleh diterapkan dalam ibadah di hari Istimewa ini.
Program sosial rutin bulanan dilakukan yakni santunan kepada yatim dan dhuafa. Tercatat puluhan masyarakat berhak mendapatkan santunan berupa uang senilai Rp200 ribu dari pihak masjid.