Dalam Tafsir Tafsir as-Sa'di dijelaskan, jika telah selesai mengerjakan kesibukan dunia, maka berdirilah dan semangat dalam mengerjakan ibadah agar mendapatkan akhirat lebih baik, dan janganlah menghabiskan waktu hanya untuk urusan dunia semata.
Kata tafsir sendiri memiliki makna penjelasan atau penampakan makna, kemudian tafsir diartikan sebagai ilmu yang dapat menyempurnakan Al-Qur'an, mengartikan setiap makna menyempurnakan Al-Qur'an, menjelaskan hukum dalam Al-Qur'an serta menjabarkan permasalahannya.
Ayat-ayat yang turun dalam periode Makkah ini kemudian disebut Makkiyah yang berjumlah 4.726 ayat dan terdiri dari 89 surat. Sedangkan ayat-ayat yang turun dalam periode Madinah disebut Madaniyah yang berjumlah 1.510 ayat dan terdiri dari 25 surat.
Makna surat Al Insyirah adalah keutamaan berserah diri kepada Allah atas masalah hidup. Sebab ada kemudahan di balik kesulitan yang dialami seorang hamba.
Allah memberitahukan tentang satu faktor yang bisa membantu mereka dalam merealisasikan ketakwaan dan memeringatkan mereka agar tidak meninggalkannya. Yaitu, informasi tentang kondisi-kondisi dahsyat di Hari Kiamat.
Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan tentang keutamaan membaca Al-Qur'an, yaitu Allah Ta'ala akan menurunkan ketenangan, rahmat, dan memuji suatu kaum yang melantunkan ayat-ayat Al-Quran, serta malaikat akan melingkarinya.
Allah memberi kemudahan bagi hamba-hamba-Nya berupa syariat yang mengandung kesucian, kemuliaan, kebaikan, dan keselamatan bagi mereka, yang berbentuk syariat bersuci ketika akan mendirikan salat.
Berbagai cara dilakukan makhluk-makhluk ciptaan Allah bertasbih kepada-Nya. Misal burung dengan mengepakan kedua sayap lebarnya di udara. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat An-Nur ayat 41:
Susunan huruf yang terpotong dinamakan Huruf Muqathaah yang dibaca secara terputus-putus. Jenis huruf Muqathaah terdiri dari satu sampai lima susunan huruf.
Dalam tafsir al-Alusi, Syaikh Abu Tsana' Afandi Al-Alusi menjelaskan beberapa pokok penafsiran ayat ini. Pertama, melakukan muhasabah atau penilaian diri sebelum menilai orang lain untuk mencegah diri dari rasa paling.
Tujuan Allah menciptakan manusia tidak lain untuk melaksanakan ibadah. Ibadah yang wajib dan mudah untuk dilakukan, yaitu salat lima waktu atau salat fardu.
Salah satu cara Allah Ta'ala menjaga Al-Qur'an, yaitu dengan menyimpan di dada Nabi Muhammad Saw sebagai utusanNya kemudian di dalam dada umat Nabi Muhammad sebagai hambaNya.
Menurut sebagian ulama fikih, terutama para Imam Madzhab berpendapat bahwa untuk menyentuh Al-Qur'an seseorang dibutuhkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Namun sebagian berpendapat tidak perlu.