Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mewanti-wanti agar pencapaian prestasi olahraga Indonesia murni kerja keras. Dia menegaskan, para atlet dan stakeholder olahraga tak boleh halalkan segala cara demi meraih juara.
Meski sanksi sudah dicabut, namun Menpora memastikan Satgas masih mengemban tugas menginvestigasi kenapa hal ini bisa terjadi dan yang terlibat harus bertanggung jawab.
Kurniawan mengaku bersyukur atas pencabutan sanksi dari WADA tersebut. Menurutnya, sebuah kebangaan terbesar sebagai atlet yakni mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional.
WADA hanya memberikan sanksi selama empat bulan karena menganggap Indonesia serius dalam menyelesaikan masalah tersebut. Terlebih, Tim Satgas juga memberbaiki komunikasi dengan bertemu langsung pengurus WADA.
Olahraga dan atlet Indonesia tak boleh menjadi korban. Perjuangan atlet dan pelatih dalam mengharumkan nama Indonesia jangan sampai menjadi korban karena sanksi ini.
Syahrial menyebut pihaknya sudah mencium aroma tidak sedap dalam kasus yang berdampak pada bendera Merah Putih tidak boleh dikibarkan saat tim bulutangkis Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020.
Terkait investigasi, Okto menyebut timnya akan menggandeng pihak-pihak yang berkompeten untuk mencari tahu lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi, mengapa bisa terjadi, dan siapa yang harus bertanggung jawab.
Menpora langsung membentuk Tim Akselerasi dan Investigasi dengan menunjuk Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Tim didampingi Sekjen LADI Dessy Rosmelita.