Menurut data Kemenag sudah ada 605 orang kyai dan ulama serta pengasuh pesantren yang wafat karena Covid-19. Maka Baznas meluncurkan Prograk Kita Jaga Kiai dalam rangka menjaga kesehatan para kiai dan ulama.
Semua siswa diwajibkan untuk berjualan dengan modal sedikit tapi diharuskan mendapatkan keuntungan yang besar. Siswa turun langsung ke pasar untuk menjajakan barang.
Kampung Tanggap Bencana menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 di lingkungannya, menyebarkan semangatnya kepada siapa pun ke desa-desa tanggap bencana.
Baznas juga menyerahkan bantuan 16 mesin pengolah sampah untuk 16 pondok pesantren senilai Rp236 juta. Baznas berharap bantuan itu bisa memberikan kemanfaatan.
Sekolah Islam Athirah Bone memberikan beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi di Enrekang, Sulawesi Selatan. Setelah mengikuti rangkaian seleksi, sebanyak 11 siswa dinyatakan lolos.
Penyaluran zakat BSI lebih dari Rp 72 miliar merupakan salah satu kunci sukses dalam mengembangkan Gerakan Cinta Zakat. Dana zakat yang diterima untuk pandemi Covid-19.
Untuk mendukung program stimulus ekonomi serta Jaring Pengaman Sosial yang disiapkan pemerintah, Kemenag telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2020.
Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf), dapat dimaksimalkan untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 untuk menjamin kebutuhan pokok masyarakat.