Sebagai salah satu Naib Amirul Hajj pada penyelenggaraan haji tahun ini, Zainut meminta agar para jamaah turut memperhatikan penyakit bawaan atau penyakit yang selama ini menjadi keluhan mereka.
Koordinator Promosi Kesehatan Arab Saudi, dr. Edi Supriyatna mengingatkan jamaah haji untuk tidak memaksakan diri melakukan aktivitas yang berlebihan tanpa melihat kondisi kesehatan, terutama jamaah risiko tinggi (risti).
Seperti diketahui, biaya Masyair tahun ini naik signifikan menjadi 5.656 Riyal atau naik sekitar 1.800 Riyal. Kenaikan ini diberlakukan ke negara-negara pengirim jamaah haji, termasuk Indonesia dan Malaysia.
Pemberangkatan ke Madinah dimulai dengan jemaah kloter 24 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 24). Sebanyak 393 jamaah akan diberangkatkan pada pukul 07.00 Waktu Arab Saudi dari Mekkah.
Bus shalawat akan mengantar jemaah haji dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang (PP) yang melayani lima rute dengan tiga terminal yaitu Syib Amir, Bab Ali dan Jiad.
Budi mengatakan, saat ini sudah ada 7.054 jemaah haji Indonesia di Madinah. Dari jumlah itu, ada dua jemaah yang sedang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.
Setelah menyelesaikan Arbain, jamaah akan diberangkatkan menuju kota Makkah. Selanjutnya jamaah akan melaksanakan ibadah umrah wajib dengan mengambil miqat di Bir Ali.
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Setjen Kemenag Akhmad Fauzin mengingatkan jemaah haji Indonesia tentang masih adanya penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Meski data kasus terpapar sangat rendah, namun hal tersebut tetap perlu diwaspadai.
Saat ini cuaca Arab Saudi 40 derajat celsius bahkan diperkirakan meningkat hingga 50 derajat celsius. Artinya, kelembaban di Arab Saudi juga sangat kurang.