Bank Syariah Indonesia mencatat rekor pertumbuhan di Oktober 2024. CAR tembus 25 persen dengan pembiayaan tumbuh double digit, menunjukkan kuatnya kepercayaan masyarakat. Permodalan yang kokoh ini menjadi modal Bank Syariah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Syariah Indonesia (BRIS) tampil memukau di akhir 2024. Harga saham BRIS melesat 56,9%, menjadi yang tertinggi di antara bank BUMN. Pencapaian ini menempatkan BSI sebagai bank syariah terbesar dengan kapitalisasi pasar Rp125,93 triliun, menjadikannya primadona investasi syariah di Indonesia.
BSI bersiap memasuki bisnis bank emas dengan modal inti fantastis sebesar Rp14 triliun. Bank syariah ini menyasar berbagai segmen masyarakat dengan cicilan fleksibel mulai Rp500 ribu hingga Rp5 juta per bulan. Langkah strategis ini didukung oleh pemerintah dan menjawab tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas.
Kolaborasi strategis BSI dengan Hartadinata Abadi menghadirkan BSI Gold sebagai solusi investasi emas premium yang menggabungkan keunggulan teknologi digital, standar syariah MUI, dan fitur buy back. Produk ini menawarkan kemudahan akses dan keamanan optimal, menjawab kebutuhan masyarakat akan instrumen investasi yang aman, praktis, dan terpercaya.
Implementasi QRIS pada sistem infak masjid membuka babak baru dalam pengelolaan dana umat di Indonesia. Inovasi digital ini tidak hanya memudahkan jamaah dalam berinfak tetapi juga meningkatkan transparansi dan keamanan pengelolaan dana, terbukti dengan terkumpulnya dana sebesar Rp6,24 triliun dari masjid-masjid se-Indonesia.
BSI membuktikan diri sebagai pemain utama dalam industri perbankan syariah global dengan masuk top 10 dunia. Didukung pertumbuhan laba di atas 21%, NPF di bawah 2%, dan cost of credit di bawah 1%, BSI menunjukkan bahwa bank syariah Indonesia mampu bersaing di level internasional sambil tetap memberikan layanan berkualitas kepada nasional.
Peluncuran superapp Byond mencerminkan komitmen BSI dalam transformasi digital perbankan syariah. Aplikasi ini menghadirkan solusi terintegrasi mencakup aspek finansial, spiritual, dan sosial dalam satu platform, menjawab kebutuhan nasabah akan layanan perbankan digital komprehensif yang sejalan dengan prinsip syariah.
Peluncuran SuperApp BYOND oleh BSI menandai era baru digitalisasi perbankan syariah Indonesia. Di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, transformasi digital ini menjawab kebutuhan 7,57 juta pengguna dengan 607 juta transaksi bernilai Rp709 triliun. BSI membuktikan perbankan syariah mampu bersaing di era digital melalui inovasi teknologi yang mengintegrasikan layanan finansial, sosial, dan spiritual.
Bank Syariah Indonesia menunjukkan pertumbuhan bisnis yang luar biasa di kuartal III 2024 dengan laba bersih Rp 5,11 triliun. Kenaikan signifikan ini didukung oleh pertumbuhan aset, dana pihak ketiga, dan pembiayaan yang sehat. Prestasi ini membuktikan BSI sebagai pemimpin perbankan syariah dengan kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan.
BSI membuktikan diri sebagai pionir perbankan syariah modern di Indonesia. Dengan strategi inovasi produk dan digitalisasi, BSI tidak hanya memikat nasabah muslim tapi juga memperluas pangsa pasar. Pertumbuhan pesat BSI mencerminkan potensi besar ekonomi syariah Indonesia untuk bersaing di kancah global.
Bank Syariah Indonesia membuktikan bahwa perbankan syariah mampu menciptakan keseimbangan antara profit bisnis dan manfaat sosial melalui konsep inovatif Learn, Earn, Return. Strategi ini tidak hanya menghasilkan pertumbuhan kinerja yang mengesankan, tetapi juga memungkinkan BSI untuk memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat melalui peningkatan zakat. Pendekatan LER menjadi model inspiratif bagi industri keuangan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dan menyeluruh.
Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS lewat Gerakan Operasi Plastik mendukung program Smart Eco Campus. Gerakan ini juga didukung Bank Syariah Indonesia (BSI)