Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Hati-Hati Pilih Sahabat, Islam Perintahkan Bersahabat dengan Orang Shalih

Muhajirin Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:00 WIB
Hati-Hati Pilih Sahabat, Islam Perintahkan Bersahabat dengan Orang Shalih
ilustrasi.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Persahabatan memiliki porsi tersendiri dalam Islam. Orang yang bersahabat saling mempengaruhi. Maka itu, Islam memerintahkan untuk bersahabat dengan orang yang mengajak kepada kebaikan.

Fonuder Formula Hati, Ustadz Muhsinin Fauzi, menjelaskan, ada sejumlah orang yang memiliki perilaku membangkitkan kebaikan. Ada pula sahabat yang punya kedalaman ilmu, sehingga keberadaannya membawa ketenangan dan kebaikan.

”Yang perlu disahabati adalah orang yang perilakunya benar-benar bisa membangkitkan kita dan bukan terhadap pernyataannya atau ucapannya semata,” ujar Ustadz Fauzi melalui kajian daring Formula Hati, Rabu (11/10/2023).

Islam tidak menganjurkan bersahabat dengan orang yang mengajak kepada kemaksiatan. Seseorang yang punya perkataan tidak mengarah kepada Allah tidak baik dijadikan sahabat. Sebaliknya, seseorang yang perkataannya mengarahkan kepada Allah, maka dia yang dijadikan sahabat.

Baca juga:Wakil Rektor UIN: Ciri Tahun Politik Itu Panas Dingin

“Bersahabat dengan orang-orang pilihan adalah hal yang besar. Bersahabat dengan orang-orang yang buruk itu banyak mendatangkan celaan dan jatuh dari derajat yang sangat tinggi,” ujar Ustadz Fauzi.

Ustad Fauzi lalu menjelaskan beberapa level hubungan pertemanan. Pertama, persahabatan (as-sahabah), yakni level yang paling tinggi, sudah sehati dan seperti pinang dibelah dua. Contohnya, seperti Rasulullah SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Kedua, pertemanan dekat (as-shadaqah), yakni orang yang jujur dalam berteman. Model ini dekat, namun masih dibawah level yang pertama. Ketiga, pertemanan (ar-rifqah),yakni teman biasa seperti teman seperjalanan atau kenalan. Orang-orang ini ditemani ala kadarnya.

“Pesan ini perlu dijalankan dengan sangat baik sebagai tahapan di dalam hidup. Jika sudah demikian, bisa jadi konsekuensinya kita akan memiliki circle yang terbatas yang bisa jadi akan tampak ekslusif. Disinilah perlu kebijaksanaan untuk memahami perilaku-perilaku,” ucap Ustadz Fauzi.

Ustadz Fauzi menjelaskan, bersahabatlah dengan orang-orang terbaik dan boleh bergaula seluas mungkin namun tidak boleh sampai mengancam agama. Agama perlu diperkokoh terlebih dahulu baru memperluas pertemanan.

“Jika tidak kokoh, maka pilih-pilihlah teman bergaul. Kita bercampur tapi tetap berbeda. Bagi yang masih muda, kita memiliki dua pilihan. Berteman dengan pergaulan yang terbatas agar agama bisa tetap terjaga, atau memiliki karakter yang kuat sehingga dapat bergaul secara luas dan bisa mempengaruhi dalam kebaikan,” ujar Ustadz Fauzi.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)