LANGIT7.ID-, Jakarta - - Olahraga yoga dan pilates dibilang oleh banyak orang sebagai olahraga yang sama. Pernyataan ini tidak salah tapi juga tidak sepenuhnya benar. Memang keduanya termasuk dalam jenis latihan low-impact yang fokus pada ketahanan tubuh, namun tetap ada perbedaan antara yoga dan pilates.
Terlebih dahulu kita lihat manfaat utama dari yoga dan pilates adalah:
Memperbaiki postur tubuhPostur tubuh yang baik meliputi cara berdiri, berjalan, duduk, dan tiduran yang benar. Kalau postur tidak dijaga dengan baik, bisa muncul keluhan-keluhan pada leher hingga punggung yang akan mengganggu gerakan serta aktivitasmu.
Latihan yoga dan pilates dapat membantu memperbaiki postur tubuh. Sebab kedua olahraga ini membantu menyeimbangkan koordinasi tubuh sehingga menjaga bentuk tubuh yang baik saat duduk atau berdiri.
Latihan yoga dan pilates dapat membantu pengendalian otot inti postural di dalam tubuh, seperti otot punggung bawah, otot pinggul, dan otot perut agar dapat selaras dan dinamis.
Membuat tubuh lebih tegapGerakan-gerakan yoga dan pilates yang membantu memperbaiki postur tubuh otomatis akan membuat tubuh jadi lebih tegap. Kalau sehari-hari kamu banyak beraktivitas di depan komputer (sambil duduk), dianjurkan untuk melakukan latihan yoga dan pilates untuk mencegah tubuh jadi membungkuk.
Meringankan nyeri punggungNyeri otot dan punggung membuat gerakan tubuh jadi tidak bebas. Masalah ini bisa diatasi dengan yoga atau pilates. Kedua latihan ini memang menjadi salah satu alternatif terapi bagi penderita nyeri punggung bawah kronis.
Salah satu manfaat yoga dan pilates adalah memperkuat dan meningkatkan elastisitas otot. Efeknya, dapat mempercepat pemulihan dan meringankan nyeri punggung atau otot.
Empat Perbedaan Yoga dan PilatesSetelah mengetahui manfaat baik yoga maupun pilates, berikutnya kita bahas mengenai perbedaam keduanya dari berbagai angle, melansir dove.com:
1. Dari segi teknik pernapasanBaik yoga maupun pilates sama-sama menerapkan teknik pernapasan dalam latihannya. Namun, dalam berlatih yoga digunakan teknik pernapasan dalam, sedangkan pilates menggunakan teknik pernapasan yang lebih umum.
Teknik pernapasan dalam yoga juga bertujuan merilekskan tubuh dan pikiran. Sementara, teknik pernapasan umum dalam latihan pilates sama seperti yang dipakai dalam jenis olahraga lain, yaitu menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya melalui mulut.
2. Metode latihanSebenarnya, yoga dan pilates sama-sama menerapkan metode latihan yang fokus pada keselarasan antara tubuh dan pikiran. Namun, perbedaan yoga dan pilates yang utama adalah pada yoga terdapat tujuan meningkatkan kesehatan spiritual.
Oleh karena itu, yoga banyak diminati oleh mereka yang mencari lebih dari sekadar kesehatan fisik. Melalui kegiatan meditasi, serta latihan pernapasan yang mendalam, pelaku yoga dapat mencapai ketenangan yang tidak ditawarkan dalam latihan pilates.
Sementara latihan pilates bertujuan menyelaraskan postur sehingga tubuh terasa nyaman dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
3. Alat bantu yang digunakanBaik yoga dan pilates sama-sama membutuhkan alat bantu. Namun, alat bantu yang digunakan memang berbeda. Ini satu lagi bedanya yoga dan pilates.
Alat bantu untuk latihan yoga yang utama adalah matras (yoga mat). Alat ini penting untuk mengurangi risiko tergelincir pada tangan dan kaki saat kamu melakukan berbagai gerakan yoga.
Selain itu, ada lagi alat bantu yang lain dalam latihan yoga. Di antaranya blok yoga dan yoga strap. Blok yoga biasanya terbuat dari busa tebal (foam), serpihan kayu (cork), dan kayu (wooden). Blok ini berfungsi membantumu menyempurnakan pose-pose yoga yang belum kamu kuasai.
Sementara, yoga strap digunakan untuk membantu menyempurnakan postur. Strap ini bisa membantu menahan posisi tangan dan kakimu supaya tidak berubah. Ada dua jenis yoga strap yang bisa kamu beli, yaitu strap belt (bentuknya memanjang seperti ikat pinggang) dan infinity strap (bentuknya seperti angka delapan).
Alat bantu untuk latihan pilates pun banyak macamnya. Namun, beberapa yang direkomendasikan yaitu matras, foam roller, kaus kaki anti-selip, pilates ring, resistance band, gym ball, dan toning ball.
Setiap alat dapat digunakan untuk gerakan yang berbeda. Jadi, kalau kamu ingin melakukan gerakan pilates yang bervariasi, ada baiknya untuk menyediakan alat-alat bantu tersebut.
4. Memberikan manfaat yang berbedaSeperti sudah dijelaskan sebelumnya, yoga dan pilates memiliki tujuan yang berbeda. Oleh karena itu, manfaat yang akan didapatkan dari kedua latihan itu pun berbeda juga.
Yoga lebih fokus ke meditasi dan pengelolaan stres. Sementara, pilates fokus pada inti tubuh, fleksibilitas, dan kekuatan sehingga menghasilkan otot yang lebih kuat.
(lsi)