Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

OJK Sebut Sembilan Fintech P2P Lending Terancam Karena Masalah Ekuitas

tim langit 7 Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:20 WIB
OJK Sebut Sembilan Fintech P2P Lending Terancam Karena Masalah Ekuitas
LANGIT7.ID-Jakarta; Kewajiban permodalan minimal sebesar Rp 12,5 miliar masih menjadi tantangan bagi sejumlah pemain industri finansial teknologi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, tercatat masih ada sembilan penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending yang belum mampu memenuhi ketentuan ekuitas tersebut.

Angka ketidakpatuhan ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Jika pada November 2025 hanya terdapat tujuh perusahaan yang belum memenuhi batas minimum, jumlah tersebut membengkak menjadi sembilan dari total 95 penyelenggara pada penghujung tahun 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menjelaskan bahwa seluruh perusahaan terkait telah menyerahkan rencana perbaikan.

"Seluruh penyelenggara fintech lending tersebut telah menyampaikan action plan kepada OJK yang memuat langkah-langkah pemenuhan ekuitas minimum," ujar Agusman dalam keterangannya, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Strategi yang diambil para penyelenggara tersebut mencakup beberapa opsi, mulai dari penambahan modal oleh pemegang saham lama, pencarian investor strategis yang mempunyai kredibilitas, hingga opsi penggabungan usaha atau merger. OJK menyatakan akan terus mengawal kemajuan dari setiap rencana aksi yang telah diajukan tersebut.

Di tengah persoalan permodalan, industri P2P lending sebenarnya menunjukkan performa pertumbuhan yang signifikan. Per November 2025, nilai outstanding pembiayaan menyentuh angka Rp 94,85 triliun, atau mengalami lonjakan sebesar 25,45% secara Year on Year (YoY).

Sementara itu, dari sisi kualitas pembiayaan, risiko kredit macet masih berada di level yang terjaga. OJK mencatat tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) secara agregat berada di posisi 4,33% pada periode November 2025.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)