Mereka menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir),
Juz ke - 19
Tafsir
Para pembesar itu menawarkan kepada Fir’aun agar diadakan perang tanding antara Nabi Musa dan para pesihir Mesir. Mereka menjawab, “Tahanlah untuk sementara, jangan kau bunuh dia yaitu Musa dan saudaranya yaitu nabi Harun, dan utuslah ke seluruh negeri Mesir orang-orang yang akan mengumpulkan penyihir, niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu.”
Pada ayat ini, Allah menjelaskan jawaban para pembesar dan pemuka kaum Firaun atas saran yang dimintanya. Mereka menyarankan agar urusan Musa dan saudaranya, Harun, ditunda karena mereka akan mengumpulkan semua ahli sihir ulung yang ada di negeri mereka. Para ahli sihir itu dikumpulkan dan diperintahkan supaya datang mengadakan pertandingan sihir dengan Musa. Pada hari dan tempat yang telah ditentukan, para ahli sihir itu harus memperlihatkan kelebihannya di hadapan Firaun dan Musa. Menurut mereka, pada saat itu kemenangan akan berada di pihak mereka sehingga rakyat kembali mendukungnya. Saran ini diterima baik oleh Firaun dan akan dilaksanakan pada waktunya. Sebagai imbalan, ia juga akan memenuhi segala tuntutan mereka.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.