home global news

Ini Indikasi Negara Disebut Bangkrut, Apa Kabar Indonesia?

Kamis, 14 Juli 2022 - 08:05 WIB
Ilustrasi krisis ekonomi yang acap kali dialami negara maju dan miskin. Foto: Langit7.id/iStock
Sri Langka menjadi negara yang dinyatakan bangkrut setelah gagal membayar utang sebesar 51 miliar dolar AS. Senafas sejalan, krisis energi dan kenaikan harga melanda perekonomian negara berjulukan Mutiara Samudera Hindia itu.

Sri Lanka diberi tempo 30 hari untuk membayar 78 juta dolar AS (£ 63 juta) demi menutupi bunga yang jatuh tempo. Namun, Gubernur Bank Sentral, P Nandalal Weerasinghe mengaku tidak dapat memenuhinya.

Baca Juga:Beratnya Kehidupan Muslim Sri Lanka, Bertahan di Tengah Diskriminasi dan Islamofobia



Bank Dunia telah menyetujui bailout Sri Lanka sebesar 600 juta dolar AS. Pemerintah Sri Lanka juga telah melakukan pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) tentang kemungkinan pinjaman sebesar 3 miliar dolar AS.

Apa yang terjadi pada Sri Lanka saat ini disebut dengan sovereign default, yakni kegagalan atau penolakan pemerintah sebuah negara berdaulat untuk membayar penuh utang-utangnya. Bangkrut adalah efek istilah lain untuk menggambarkan kondisi perekonomian nasional yang penuh krisis.

Ada sejumlah kekuatan ekonomi yang dapat membuat ekonomi suatu negara mana pun jatuh. Namun, kebijakan moneter yang dikelola dengan buruk biasanya menjadi faktor dominan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gotabaya rajapaksa sri lanka krisis ekonomi terlilit utang bangkrut
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya