home edukasi & pesantren

Tausiyah Rabu: Berkontribusi dalam Bekerja, Bukan Berebut Posisi

Rabu, 21 Desember 2022 - 11:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Setiap orang tentunya ingin memiliki kontribusi besar, baik di dalam organisasi ataupun pekerjaan. Namun perlu digarisbawahi bahwa berkontribusi tidak harus berebut posisi atau jabatan.

Sebab hal tersebut akan memicu pertikaian di dalam suatu instansi untuk saling memperebutkan jabatan. Padahal semakin tinggi jabatan, semakin besar pula tanggung jawab.

Dalam Islam, jabatan adalah amanah yang harus ditunaikan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau seorang yang lemah dan sesungguhnya jabatan itu adalah suatu amanah, dan sesungguhnya ia adalah kehinaan dan penyesalan di hari kiamat kecuali yang menjalankannya dengan baik dan melaksanakan tanggungjawabnya (HR Muslim).

Baca Juga:Ustaz Jeje: Kemuliaan dari Allah dan Rasul Layak Diperjuangkan

Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), KH Jeje Zaenudin, kontribusi sering diartikan sebagai sumbangan, pembagian, atau bagian andil dan peranan atas suatu kegiatan atau program. Sedang posisi dapat dimaknai sebagai kedudukan atau jabatan pada suatu entitas atau komunitas.

"Idealnya, setiap posisi menuntut adanya kontribusi. Semakin tinggi posisi semakin besar dan luas kontribusinya. Posisi puncak seorang pemimpin, seorang ilmuwan, seorang agamawan, seorang hartawan dan sebagainya, meminta tanggung jawab yang sepadan dengan posisinya," kata Ustaz Jeje dalam tausiyah secara virtual, Rabu (19/12/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kontribusi jeje zaenudin pp persis bekerja beribadah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya