Esensi Ekonomi Syariah Utamakan Keadilan dan Kebaikan bagi Umat
Muhajirin
Senin, 20 Maret 2023 - 10:00 WIB
Zakat salah satu penerapan ekonomi syariah dalam Islam yang menghadirkan keadilan dan kebaikan. Foto: iStock.
Ekonomi syariah merupakan konsep ekonomi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam. Ekonomi syariah bertujuan untuk menciptakan keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Pakar Ekonomi Syariah, Ustadz Adiwarman Azwar Karim, menjelaskan, ajaran Islam yang diturunkan kepada manusia sejak zaman Nabi Adam AS hingga zaman Rasulullah SAW tidak pernah berubah. Nilai-nilai dan prinsip ajaran Islam tetap relevan dan dapat diaplikasikan pada konteks zaman yang berbeda.
Baca juga: Wapres: Indonesia Siap Kerjasama Sektor Ekonomi Syariah di Kyoto
“Ajaran Allah yang diturunkan kepada manusia sejak zaman Nabi Adam sampai dengan zamannya Rasulullah SAW itu enggak pernah berubah,” kata Adiwarman dalam tausiahnya di kanal Smart Skill Skool, dikutip Senin (20/3/2023).
Salah satu contoh dalam sejarah Islam adalah pengenaan zakat atas kuda oleh Umar bin Khattab saat menjadi khalifah. Zakat kuda pada zaman Rasulullah SAW belum dikenakan.
Umar bin Khattab memahami esensi dari ajaran Islam yang mengutamakan keadilan, sehingga dia mengenakan zakat atas perniagaan kuda-kuda mewah di Negeri Syam kala itu.
“Saat itulah kita lihat Umar Bin Khattab mengenakan zakat atas perniagaan kuda-kuda mewah di negeri Syam. Nah, kita lihat walaupun zamannya Rasulullah SAW enggak ada zakat atas kuda,” ujar Adiwarman.
Pakar Ekonomi Syariah, Ustadz Adiwarman Azwar Karim, menjelaskan, ajaran Islam yang diturunkan kepada manusia sejak zaman Nabi Adam AS hingga zaman Rasulullah SAW tidak pernah berubah. Nilai-nilai dan prinsip ajaran Islam tetap relevan dan dapat diaplikasikan pada konteks zaman yang berbeda.
Baca juga: Wapres: Indonesia Siap Kerjasama Sektor Ekonomi Syariah di Kyoto
“Ajaran Allah yang diturunkan kepada manusia sejak zaman Nabi Adam sampai dengan zamannya Rasulullah SAW itu enggak pernah berubah,” kata Adiwarman dalam tausiahnya di kanal Smart Skill Skool, dikutip Senin (20/3/2023).
Salah satu contoh dalam sejarah Islam adalah pengenaan zakat atas kuda oleh Umar bin Khattab saat menjadi khalifah. Zakat kuda pada zaman Rasulullah SAW belum dikenakan.
Umar bin Khattab memahami esensi dari ajaran Islam yang mengutamakan keadilan, sehingga dia mengenakan zakat atas perniagaan kuda-kuda mewah di Negeri Syam kala itu.
“Saat itulah kita lihat Umar Bin Khattab mengenakan zakat atas perniagaan kuda-kuda mewah di negeri Syam. Nah, kita lihat walaupun zamannya Rasulullah SAW enggak ada zakat atas kuda,” ujar Adiwarman.