Syaikh Al-Qardhawi: Citra Salafiah Dirusak oleh Pihak yang Pro dan Kontra
Miftah yusufpati
Rabu, 02 April 2025 - 16:30 WIB
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi. Foto/Ilustrasi: MEE
LANGIT7.ID--Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam buku berjudul "Aulawiyaat Al Harokah Al Islamiyah fil Marhalah Al Qodimah" mengatakan istilah "Salafiah" telah dirusak citranya oleh kalangan yang pro dan kontra terhadap "salafiah".
Orang-orang yang pro-salafiah - baik yang sementara ini dianggap orang dan menamakan dirinya demikian, atau yang sebagian besar mereka benar-benar salafiyah - telah membatasinya dalam kelompok formalitas dan kontroversial saja, seperti masalah-masalah tertentu dalam Ilmu Kalam, Ilmu Fiqh atau Ilmu Tasawuf.
Mereka sangat keras dan garang terhadap orang lain yang berbeda pendapat dengan mereka dalam masalah-masalah kecil dan tidak prinsipil ini. Sehingga memberi kesan bagi sementara orang bahwa manhaj Salaf adalah metoda "debat" dan "polemik", bukan manhaj konstruktif dan praktis.
Lebih jauh lagi, juga mengesankan bahwa yang dimaksud dengan "Salafiah" ialah mempersoalkan yang kecil-kecil dengan mengorbankan hal-hal yang prinsipil. Mempermasalahkan khilafiah dengan mengabaikan masalah-masalah yang disepakati. Mementingkan formalitas dan kulit dengan melupakan inti dan jiwa.
Baca juga: 10 Prinsip Manhaj Salafi secara Global Menurut Syaikh Al-Qardhawi
Salafiah Dianggap Paham Terbelakang
Sedangkan pihak yang kontra-salafiah, kata al-Qardhawi, menuduh paham ini "terbelakang", senantiasa menoleh ke belakang, tidak pernah menatap ke depan.
Orang-orang yang pro-salafiah - baik yang sementara ini dianggap orang dan menamakan dirinya demikian, atau yang sebagian besar mereka benar-benar salafiyah - telah membatasinya dalam kelompok formalitas dan kontroversial saja, seperti masalah-masalah tertentu dalam Ilmu Kalam, Ilmu Fiqh atau Ilmu Tasawuf.
Mereka sangat keras dan garang terhadap orang lain yang berbeda pendapat dengan mereka dalam masalah-masalah kecil dan tidak prinsipil ini. Sehingga memberi kesan bagi sementara orang bahwa manhaj Salaf adalah metoda "debat" dan "polemik", bukan manhaj konstruktif dan praktis.
Lebih jauh lagi, juga mengesankan bahwa yang dimaksud dengan "Salafiah" ialah mempersoalkan yang kecil-kecil dengan mengorbankan hal-hal yang prinsipil. Mempermasalahkan khilafiah dengan mengabaikan masalah-masalah yang disepakati. Mementingkan formalitas dan kulit dengan melupakan inti dan jiwa.
Baca juga: 10 Prinsip Manhaj Salafi secara Global Menurut Syaikh Al-Qardhawi
Salafiah Dianggap Paham Terbelakang
Sedangkan pihak yang kontra-salafiah, kata al-Qardhawi, menuduh paham ini "terbelakang", senantiasa menoleh ke belakang, tidak pernah menatap ke depan.