Rencana pemerintah untuk menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memicu diskusi hangat di kalangan akademisi, ekonom, dan pemangku kepentingan.
Bank BSN dan Lazismu PP Muhammadiyah mengintegrasikan layanan digital untuk mempermudah penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial yang lebih aman, transparan, serta akuntabel.
Bank BSN memonitor 1.150 bibit mangrove untuk memastikan rehabilitasi berjalan optimal, mendukung ESG, TJSL, Asta Cita, dan target SDGs secara berkelanjutan.
KADIN mencatat keberadaan 65 juta pelaku UMKM yang menyerap lebih dari 120 juta tenaga kerja merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai 62% terhadap PDB.
Alfriandra Souvenir berkembang dari usaha rumahan bermodal Rp7 juta menjadi nasabah SME BSI. Inovasi dan pembiayaan syariah menjadi pendorong pertumbuhan.
BSI mencatat 24 juta nasabah dalam lima tahun dengan implementasi ESG yang memperkuat pertumbuhan bisnis, pembiayaan berkelanjutan, dan daya saing global.
BAZNAS Kota Tangerang menghimpun zakat Rp267,8 miliar pada semester I 2026 atau 98 persen dari target. Dana telah disalurkan kepada 29.484 penerima manfaat.
Pada awal berdirinya, rumah makan ini hadir untuk menjawab kerinduan para perantau Minang serta memenuhi kebutuhan konsumsi para pengemudi yang melintasi jalur Sumatera.
Baznas menilai gagasan yang berkembang di tengah masyarakat ini sebagai langkah positif dalam memperkuat tata kelola perzakatan serta meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Backlog rumah mencapai 9,97 juta rumah tangga. BSN bersama pemerintah menyiapkan strategi baru agar pekerja informal lebih mudah mengakses KPR subsidi melalui Program BSN Siap KPR.
Bupati Sidrap mengapresiasi bantuan pendidikan Jamkrindo untuk SD Negeri 4 Wanio melalui program TJSL HUT ke-56. Siswa dan guru tetap hadir meski hari libur.
PT Jamkrindo menutup Program TJSL Aku Bangkit dan Berdaya di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang. Sebanyak 29 warga binaan lulus setelah mengikuti pendampingan kesehatan mental dan penguatan karakter selama tiga bulan.
Pendidikan Indonesia tak bisa hanya bergantung pada negara. Opini ini mengajak pemerintah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, pesantren, sekolah swasta, dan lembaga wakaf demi mewujudkan pendidikan bermutu yang berkelanjutan.