Kearifan lokal adalah warisan budaya Indonesia yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai ini terbentuk melalui proses panjang dan menjadi pedoman hidup yang mencerminkan identitas bangsa. Keberadaannya tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai solusi dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Wakaf merupakan bentuk amal jariyah berkelanjutan yang memiliki dampak besar bagi kesejahteraan umat. Melalui sistem pengelolaan yang profesional dan modern, wakaf dapat menjadi solusi efektif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kunci utamanya adalah transparansi, akuntabilitas, dan pemanfaatan yang tepat sasaran sesuai syariat Islam.
Isu mengenai rencana ujian nasional (UN) akan kembali diselenggarakan, terus bergulir dan ramai dibicarakan. Menyikapi hal ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Pendidikan Islam modern tidak hanya fokus pada transfer ilmu, tetapi lebih menekankan pembentukan akhlak mulia dan karakter. Siswa diarahkan untuk memadukan kecerdasan intelektual dengan nilai-nilai keislaman. Tujuan akhirnya adalah mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.
Wamenag HR Muhammad Syafi'i mengumumkan kebijakan baru pemerintah Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah dan pesantren. Target ambisius sertifikasi 500 ribu guru non-ASN dalam dua tahun mencerminkan komitmen serius terhadap pendidikan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Islam memandang pendidikan sebagai kunci kesuksesan dunia dan akhirat. Orangtua memiliki peran vital sebagai pendidik utama dalam keluarga, dengan tanggung jawab membentuk karakter anak sesuai ajaran Islam. Melalui pendidikan yang tepat, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia, cerdas, dan bertakwa. Pendekatan pendidikan Islam yang holistik ini mencakup aspek kognitif, spiritual, dan sosial, menjadikannya fondasi kokoh bagi perkembangan generasi muslim yang berkualitas.
Ketua Majelis Masyayikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menegaskan bahwa sistem penjaminan mutu merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan pesantren dalam menghadapi berbagai tantangan tanpa mengorbankan kekhasannya.
Hari ini Hari Guru Nasional. Problem guru di Indonesia masih di sekitar kesejahteraan. Penghasilan guru yang sedikit, bahkan di banyak tempat menjadi sukarelawan.
Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) akan menggalakkan Gerakan Ayo Mengaji di sekolah. Terobosan ini diharapkan menjadi jawaban
Universitas Islam Makassar (UIM) mengukir sejarah dengan menggelar pembukaan Mata Kuliah Ko-Kurikuler (Ko-Kur) Pencak Silat Pagar Nusa, Ahad (24/11/2024).
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan pentingnya gotong royong antara pemerintah dan swasta dalam pendidikan. Saat membuka Rakornas Calon Madrasah Muhammadiyah Unggul 2024, beliau menekankan kesetaraan kualitas sekolah negeri-swasta yang dibuktikan melalui standar akreditasi resmi. Program ini bertujuan mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
MAARIF House ke-6 menghadirkan dialog inspiratif tentang Muhammadiyah Studies dengan pembicara Wakil Mendikdasmen Fajar Riza Ul Haq dan Ahmad Fuad Fanani. Acara yang dihadiri 100 peserta ini membahas peran Muhammadiyah dalam mitigasi Covid-19 dan perkembangan pemikiran progresif organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.
Filsafat Nietzsche mengajak kita melihat kehidupan dengan cara berbeda. Dia menantang pemikiran tradisional tentang Tuhan, moral, dan kebenaran. Melalui konsep bermensch, dia mendorong manusia mencapai potensi tertinggi. Pemikirannya masih relevan untuk memahami kebebasan dan pencarian jati diri di era modern.
Kementerian Agama mengirim 20 ulama muda Indonesia mengikuti pelatihan naskah kuno (manuskrip) di Mesir. Program beasiswa selama sebulan ini fokus pada pembelajaran Tahqiqut Turats bersama profesor ahli di Institute of Arabic Manuscripts. Peserta akan mempelajari teknik konservasi dan analisis manuskrip Arab untuk melestarikan warisan intelektual Islam.
Teori Kritis Frankfurt School membawa perubahan besar dalam cara pandang ilmu sosial modern. Dimulai dari Felix Weil hingga Jurgen Habermas, mereka mengkritisi dominasi kapitalisme dan positivisme yang mengekang kebebasan manusia. Frankfurt School berhasil memadukan pemikiran Marx dan Freud untuk membongkar kesadaran palsu masyarakat industri. Habermas kemudian menyempurnakan teori ini dengan konsep komunikasi dan pembebasan yang lebih humanis.