Remaja masjid di Medan turut aktif dalam vaksinasi di Medan. Mereka meyakinkan warga mengenai perlunya pencegahan Covid-19 dengan menciptakan herd immunity.
Berbagai gerakan berbagai merupakan bentuk kepedulian sesama saat pandemi Covid-19. Aksi-aksi serupa banyak muncul di berbagai daerah diprakarsai komunitas.
PT Pos Indonesia meluncurkan Komunitas Data Science Pos Indonesia (Kodasipos) untuk menjaring para data enthusiast muda untuk memperkuat bisnis ke depannya.
ACT ikut berperan memerangi stunting di masa pandemi dengan program Operasi Gizi Anak. Sebab di masa pandemi ini banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhannya.
Komunitas Sayangi Sesama di Tabalong Kalsel menyemarakkan Muharram dengan menargetkan berbagi ke 1.000 yatim dan dhuafa. Mereka juga berbagi ke jamaah masjid.
Warga di Kelurahan Rawa Terate, Cakung, membuat komunitas untuk merutinkan sedekah. Target mereka salah satunya menyantuni anak-anak yatim setiap bulannya.
Sebuah majelis di Semarang sering dikunjungi anak-anak jalanan dan preman untuk berbaur dengan jamaah masjid menikmati lantunan shalawat mencintai Rasulullah.
Tidak hanya di Semarang saja, Kopisoda sudah bersafari ke masjid beberapa kota di Jateng seperti di Pekalongan, Klaten dan Demak. Pengajian yang dibahas sama, masih seputar kitab-kitab karangan beliau.
Anak-anak muda dijaring untuk lebih mengenal Islam dengan dakwah ala milenial. Gaya ini diterapkan komunitas Yukngaji, menerapkan digitalisasi syiar Islam.
Relawan Covid Tanjungpinang menggelar tes swab antigen untuk warga. Warga yang ingin mengikuti pemeriksaan ini hanya perlu mengeluarkan uang Rp50.000 per orang.
Kunci bertahan hidup selama krisis pandemi Covid-19 adalah saling peduli dan gotong royong. Karenanya, Gerak Bareng menggagas program Tetangga Bantu Tetangga.
Sekelompok pemuda asal Desa Cisereh Tangerang melakukan gerakan Rakyat Bantu Rakyat, berbagi ratusan porsi makanan dengan warga terdampak pandemi Covid-19.