Masjid menjadi rumah ibadah bagi setiap muslim di dunia. Bukan hanya di negeri mayoritas muslim, di Eropa juga ada masjid-masjid megah. Beberapa masjid bahkan termasuk masjid bersejarah.
Bagi masyarakat awam, suporter sepak bola masih identik dengan kerusuhan, hura-hura, dan kesan negatif lainnya. Padahal kenyataannya banyak sisi positif yang dapat kita ambil dari dunia suporter.
Ada penjelasan yang perlu diketahui umat Islam mengenai keberadaan makam Rasulullah di dalam Masjid Nabawi. Kondisi ini sering kali disalahtafsirkan oleh umat.
Umat Islam dilarang shalat di masjid yang terdapat kuburan di dalam ruangan ibadah. Apalagi berdirinya masjid itu karena alasan adanya makam seorang ahli agama.
Orang-orang yang terbiasa menyucikan Allah dari hal-hal yang sederhana, Insya Allah dia termasuk orang yang disucikan Allah subhanahu wa ta'ala dan akan ditinggikan derajatnya oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan hdiupnya akan penuh dengan keberkahan.
Umat Islam yang belum sempat menunaikan haji masih bisa punya peluang mendapatkan pahala ibadah tersebut. Namun momen ini hanya bisa didapat usai sholat Subuh.
Umat Islam jangan sampai meninggalkan Shalat Jumat. Justru seorang muslim harus menyiapkan sejumlah hal sebelum berangkat ke masjid jelang adzan berkumandang.
Menurut JK, di Indonesia berlaku lima hari kerja mulai Senin hingga Jumat dan dua hari libur, yakni Sabtu dan Ahad. Dampaknya shalat Jumat berlangsung pada hari kerja.
Koordinator Bidang Dakwah Masjid At Thohir, Muhammad Fauzi, mengatakan selain arsitekturnya yang megah, At Thohir juga dilengkapi berbagai sarana penunjang yang membuat pengunjung nyaman dan betah di sana.
Robit menjelaskan persiapan haji tahun ini berbeda dengan haji di tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, ia memelajari sendiri bagaimana tata cara ibadah haji dan juga bertanya pengalaman haji kepada jemaah haji sebelumnya.
Ada manfaat rutinkan shalat dhuha 2 rakaat setiap harinya. Selain bukti ketaatan kepada Allah SWT, ibadah sunnah ini bisa membuat wajah seseorang lebih cerah.
Menurut Syekh Sulaiman Al Asyqar, ayat ini menjelaskan bahwa Adam dan Hawa mengaku berbuat salah. Keduanya mengaku telah menganiaya diri sendiri dengan terjerumus melanggar larangan Allah.
Ibnu Katsir menuturkan bahwa Adam ditunkan di Sirnadib India, sedangkan Siti Hawa diturunkan di Jeddah. Keduanya kemudian dipertemukan oleh Allah setelah Adam berdoa memohon ampun kepada Allah.
Kedua penyaji mendiskusikan dan membahas berbagai hal, termasuk efektivitas kebahagiaan dalam beragama. Hal tersebut sekaligus memposisikan Islam sebagai wadah untuk meraih kebahagiaan dan kedamaian itu sendiri.
Pihak panitia menyediakan 1000 peserta sesuai dengan kapasitas auditorium. Mereka bukan hanya mahasiswa dan civitas UII, namun juga dari kalangan masyarakat umum.