LANGIT7.ID, Jakarta - Ada penjelasan yang perlu diketahui umat Islam mengenai keberadaan
makam Rasulullah di dalam Masjid Nabawi. Kondisi ini sering kali disalahtafsirkan oleh umat.
Ustadz Syafiq Riza Basalamah menegaskan, kuburan Nabi SAW tidak di berada di dalam masjid. Beliau dikuburkan di rumahnya, tepatnya di kamar istrinya Aisyah.
"Untuk kuburan Nabi SAW, beliau itu sebetulnya dikuburkan di rumahnya dan bukan
di masjid," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Jumat (24/6/2022).
Bahkan, kata dia, Rasulullah SAW melarang menguburkan jasad di dalam masjid ataupun membangun masjid di atas kuburan.
Baca Juga: Larangan Shalat di Masjid yang Terdapat Kuburan di DalamnyaDalam hal ini juga berarti Islam menegaskan agar kaum muslimin yang telah wafat untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum.
Menurut dia, banyak umat keliru dengan perkara kuburan Nabi SAW. Parahnya, sebagian dari mereka ada yang ingin dikuburkan di masjid ketika wafat.
"Kalau memang kuburan di masjid itu lebih mulia, maka seharusnya kuburan sahabat nabi juga di masjid, bukan di baqi," ujarnya.
Selain itu, Nabi Muhammad SAW melarang umat untuk melaksanakan sholat menghadap kuburan. Para ulama sepakat, sholat di masjid yang di dalamnya terdapat makam adalah hal terlarang dalam Islam.
"Terkecuali, kuburan tersebut dipisahkan dari masjid. Nabi SAW mewanti-wanti para sahabatnya sebelum meninggal terkait menjadikan masjid sebagai kuburan," katanya.
(bal)