LANGIT.ID, Jakarta - Pengertian
Armuzna disebut juga rangkaian puncak ibadah haji. Pada fase ini, semua ritualnya berada di Kota Mekkah dan cukup menguras fisik dan tenaga jemaah haji.
Jemaah haji yang akan menjalani rangkaian Armuzna harus menyiapkan diri secara matang. Mulai dari fisik prima sampai kondisi kesehatan yang baik.
Armuzna merupanan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ketiga tempat ini disebut titik krusial dalam rangkaian kegiatan wajib, karena itu disebut puncak haji.
Armuzna inilah yang membedakan kegiatan ibadah haji dan umroh. Berikut penjelasan perihal Armuzna:
Baca Juga: Sambut Puncak Haji, Kemenkes Screening Ulang Jemaah1. ArafahKota di sebelah timur Makkah dikenal sebagai tempat pusatnya haji. Sebab, Arafah menjadi tempat bagi jemaah untuk melaksanakan wukuf, tepatnya pada tanggal 9 Zulhijah tiap tahunnya.
2. MuzdalifahTempat ini berada di dekat Mina dan Arafah. Dikenal sebagai tempat jemaah haji melakukan Mabit (bermalam) dan mengumpulkan bebatuan untuk melaksanakan ibadah jumrah di Mina.
“Maka apabila kamu telah bertolak dari ‘Arafat, berdzikirlah kepada Allah di Masy’aril haram (Muzdalifah)”. (QS. Al Baqarah ayat 198).
3. MinaDi sinilah tempat berdirinya tugu jumrah, sekaligus menjadi tempat pelaksanaan kegiatan lontar batu ke tugu jumrah sebagai simbolisasi tindakan nabi Ibrahim ketika mengusir setan.
Masing-masing tempat ini juga berdiri tugu yang digunakan untuk pelaksanaan Jumrah Aqabah, Jumrah Ula, dan Jumrah Wustha. Mina juga menjadi tempat yang mewajibkan jemaah untuk menginap satu malam.
(bal)