LANGIT7.ID, Jakarta - Shalat merupakan ibadah pokok dalam syariat Islam. Bahkan amalan yang pertama kali dihisab oleh Allah kepada hambaNya adalah terkait shalat.
Selain mendatangkan pahala dan jaminan rida Allah. Namun dalam surat Al-Maun orang yang shalat juga masih bisa celaka karena dikerjakan atas dasar riya dan lalai. Karena itu penting diperhatikan shalat kita agar tidak masuk kategori tersebut.
Shalat ternyata memiliki manfaat dalam dimensi kehidupan sehari-hari. Orang yang shalatnya baik, aturan dan syaratnya terpenuhi, serta bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya, maka ia dapat merasakan manfaat dari shalat tersebut. Di antara manfaat shalat antara lain:
1. Mencegah dari perbuatan keji dan munkarShalat apabila dikerjakan dengan benar sesuai aturan dan ketentuannya dapat mencegah dari pebuatan fahsya dan munkar. Fahsya adalah perbuat-perbuat keji sedangkan munkar adalah segala perbuatan yang diingkari oleh hati.
Baca Juga: Bangun Masjid Baabul Khairat, Anies Singgung Pentingnya Rumah Ibadah"Bukankah mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, maka untuk mencegah dari perbuatan fahsya dan munkar latihan dasarnya adalah shalat," ujar dai kondang Ustaz Adi Hidayat, dikutip tausiyahnya berjudul "Lima Manfaat Shalat dalam Kehidupan", Selasa (25/1/2022).
اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ
"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar." (QS Al Ankabut: 45).
Ia menjelaskan shalat yang dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar adalah shalat yang sesuai dengan ketentuan dan aturannya. Yaitu memenuhi syarat dan rukunnya, kemudian tata cara dan adab-adab dalam shalat.
"Jadi kalau ada orang yang shalat, tapi masih nampak pada dirinya perbuatan keji dan munkar, boleh jadi shalatnya belum sesuai ketentuan dan aturannya," ujarnya.
2. Mendatangkan ketenangan jiwaKetenangan jiwa melahirkan pikiran-pikiran yang positif, dari pikiran yang positif itu melahirkan perbuatan yang terpuji. Upaya menghadirkan ketenangan bagi jiwa salah satunya adalah dengan berzikir.
Zikir atau mengingat Allah bisa dengan berbagai cara, di antaranya dengan doa, dengan kalimat thayyibah, dan dengan zikir. Seseorang yang rajin berzikir perilakunya akan menampakan ketenangan.
"Dan shalat adalah puncaknya zikir karena memadukan semua itu. Maka orang shalat cenderung lebih tenang," kata Adi Hidayat.
3. Mempercepat terkabulnya doaShalat merupakan sarana curhat terbaik yang dapat mempercepat terkabulnya doa. Apabila seorang muslim memiliki masalah dalam hidup, baginya tidak ada tempat mengadu paling baik kecuali Allah SWT.
Suatu ketika Nabi Zakaria Alaihisalam berdoa kepada Allah agar diberikan keturunan. Padahal menurut ukuran manusia, kala itu Nabi Zakaria tidak mungkin mempunyai anak karena usianya yang sudah sepuh dan istrinya juga yang sudah menopause.
Baca Juga: Bolehkah Shalat Dhuha Berjamaah? Ini Pandangan MuhammadiyahNamun Nabi Zakaria tidak patah arang, ia adukan semuanya kepada Allah SWT dan ternyata dengan kuasanya Allah Nabi Zakaria mempunyai anak yang diberi nama Yahya.
4. Shalat mempercepat kesuksesan dan menghadirkan kebahagiaanقَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلٰو تِهِمْ خَاشِعُوْنَ
"Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya," (QS Al Mu'minun: 1 dan 2).
Adi Hidayat mengatakan, orang yang beriman dan diimplementasikan keimanannya dalam ibadah yang benar pasti akan menghasilkan kesuksesan dan kebahagiaan. Implementasi ibadah pertama yang dapat menghantarkan kesuksesan dan kebahagiaan adalah shalat.
"Motivasi orang dalam beribadah bermacam-macam. Maka bagi orang yang imannya belum kuat, diberikan kabar gembira bahwa shalat akan mengantarkannya kepada kesuksesan dan kebahagiaan," ujarnya.
Baca Juga: Menyusuri Panorama Pantai Pulau Merah Banyuwangi(zhd)