LANGIT7.ID - , Jakarta - Bulan Warisan Muslim Amerika pertama di Illinois berakhir tanpa banyak keriuhan. Hal tersebut dikarenakan organisasi nirlaba, Aliansi Kepemimpinan Muslim Amerika (MALA), tidak punya banyak waktu untuk bersiap setelah mendorong bulan warisan.
Gubernur Illinois Jay Robert Pritzker mengeluarkan izin perayaan Bulan Warisan Muslim Amerika di Illinois pada Desember tahun lalu. Perayaan tersebut digelar setiap Januari mulai tahun 2022.
Baca juga: Dalia Mogahed, Muslimah Berhijab Pertama di Gedung Putih dan Jubir Muslim Amerika"Saya akan mengatakan pada awalnya itu mengejutkan," kata Ahmed Flex Omar, salah satu pendiri MALA. "Tapi kemudian setelah itu Anda mulai memproses apa artinya ini sebenarnya, bukan hanya bagi kami, tetapi untuk generasi yang akan datang."
MALA dimulai pada 2015 di Chicago untuk merayakan warisan Muslim Amerika.
"Kami pikir penting untuk mendidik sesama Amerika tentang kontribusi Muslim Amerika," kata Omar, yang datang ke AS sebagai pengungsi dari Somaliland ketika dia berusia 19 tahun.
Undang-undang negara bagian baru mulai berlaku tahun ini yang mewajibkan sekolah untuk mengajarkan kontribusi orang Amerika dari kelompok agama yang berbeda, termasuk Muslim. Sebelumnya negara memperingati Hari Muhammad Ali untuk pertama kalinya.
Mantan komentator budaya radio Narimon Safavi mengatakan ada banyak kesalahpahaman tentang komunitas Muslim Amerika.
"Ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan bagian yang lebih baik dari warisan Islam dan cinta damai dan lebih dari perayaan budaya dan keragaman," kata Safavi, yang keturunan Iran-Amerika dan melayani di dewan penasihat MALA.
Omar mengatakan MALA akan memiliki beberapa program dan acara untuk merayakan Bulan Warisan Muslim Amerika setiap tahun mulai tahun 2023.
"Pasti akan ada upaya yang lebih besar tahun depan, tapi kami sangat senang kami menyambut tahun baru dengan Bulan Warisan Muslim Amerika," katanya.
Baca juga: Pasangan Muslim Amerika Bagikan Kalkun Panggang Halal untuk Pengungsi AfghanistanOmar mengatakan dia berharap setiap negara bagian akan menyisihkan satu bulan untuk merayakan komunitas Muslim Amerika.
Seperti diketahui, Illinois bukan satu-satunya negara yang mengakui
kontribusi umat Islam dan prestasi mereka. Tahun lalu, kota Fullerton, Los Angeles, mengakui Agustus sebagai “Bulan Apresiasi Muslim-Amerika”
Di Ohio, Hari Islam Ohio diakui oleh negara bagian untuk diperingati setiap Sabtu kedua di bulan Oktober sejak 1987.
(est)