LANGIT7.ID - , Jakarta - Psikolog Rumah Konseling, Muhammad Iqbal mengatakan dalam menjaga lingkungan yang sehat buat anak dimasa pandemi ini, hindari menakuti anak terkait Covid-19. Biarkan mereka bebas berekspresi layak anak pada umumnya.
"Jangan menakutkan mereka terkait Covid-19, apalagi mereka sudah di vaksin. Itu artinya supaya mereka bisa berekreasi dengan bebas, jadi jangan sampai anak-anak sehat fisik tetapi tidak sehat mental," katanya kepada Langit7, Rabu (16/2/2022).
Menurut dia, percuma sehat fisik tetapi tidak sehat mental. Maka itu, anak-anak jangan diisolasi atau dikurung di dalam rumah.
Baca juga: 5 Tips Psikolog untuk Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi"Yang membuat anak-anak itu tidak sehat mental yaitu banyak terisolasi kemudian bermain dengan
gadget," imbuhnya.
Iqbal menganjurkan orang tua untuk memikirkan cara bagaimana agar anak-anak tetap bisa mendapat hiburan di masa pandemi ini.
"Menurut saya, di saat seperti ini orang tua harus tidak terlalu mementingkan aspek akademik saja tetapi juga harus mementingkan aspek sosial, dan kesehatan," tuturnya.
Menurut Iqbal, berinteraksi sosial tidak harus dengan masyarakat luar, melainkan bisa dengan kerabat dekat. Karena baginya, aturan
social distancing itu hanya masalah jarak bukan fisik.
"Interaksi sosial itu kan bisa dengan tetangga, saudara, sepupu dan teman dekat. Karena pandemi ini kan yang dilarang
social distancing bukan
physics social distancing, secara fisik boleh bergaul asal jaga jarak, memakai masker, sama kayak orang bekerja lah. Intinya dia mengikuti protokol kesehatan," kayanya.
Baca juga: Keluarga Miliki Peran Signifikan Dukung Kesehatan Mental"Kalau misal orang tuanya punya mobil atau fasilitas kenderaan lainnya, mereka bisa pergi
camping atau kemana yang penting selalu menerapkan protokol kesehatan," tutupnya.
(est)