LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) terus menjalin kerja sama dengan beberapa negara. Kerja sama ini berjalan dalam bidang pendidikan dan dakwah.
“Terutama dalam bidang riset penelitian, peningkatan mutu pendidikan, dan pertukaran mahasiswa,” kata Bidang Garapan Hubungan Luar Negeri (Bidgar Hubluneg) PP Persis, Yusuf Burhanudin dalam keterangannya, Ahad (20/2/2022).
Saat ini kerja sama terjalin baik dengan negeri tetangga Malaysia. Silaturahmi antara PP Persatuan Islam dengan pihak kerajaan Malaysia sudah terjalin dengan baik.
Baca Juga: Benarkah Banyak Keutamaan Bulan Rajab, Ini Penjelasan Ulama“Bahkan kami sudah saling silaturahmi,” ucap kang YB sapaan akrab Yusuf Burhanudin.
Menurut dia, bermitra dengan negara bukan hanya fungsi humas dan diplomasi. Lebih dari itu, inisiatif ini lebih menekankan pada fungsi kerja sama program pendidikan dan dakwah antarbangsa terutama dengan negeri jiran Malaysia.
Kerja sama program pendidikan ini meliputi pertukaran pelajar, pertukaran informasi pendidikan Tinggi di Malaysia maupun sebaliknya seputar info pesantren Persatuan Islam ke Malaysia. Kemudian distribusi kader pada Universitas yang tepat sesuai minat dan jurusan.
“Dan juga informasi beasiswa (scholarship), dan riset maupun penelitian bersama antarperguruan Tinggi serumpun,” papar dia.
Baca Juga: Waketum Persis Apresiasi Permintaan Maaf BNPTSementara, dalam bidang dakwah bisa mencakup program metode pengajaran bahasa Arab, studi fatwa lembaga negara, penelitian keagamaan dalam bidang ekonomi syariah, dan lainnya. Sinergi berkelanjutan ini akan menjadikan hubungan kerja sama program Kerajaan Malaysia dengan Jam'iyyah Persatuan Islam akan semakin kuat dan menyejarah.
Perjalanan ini tidak selalu mulus, ada saja beberapa kendala, yaitu saat masih pandemi Covid-19 silaturahmi hanya bisa dilakukan melalui online, kurang lobi intensif, juga sosialisasi maupun penyerapan program luar negeri bidang pendidikan dan dakwah.
“Tapi semua ini insya Allah bisa dilewati, tentunya dengan keistiqomahan dalam berjihad,” imbuhnya.
Baca Juga: HNW Sayangkan Rencana Kepolisian Petakan Masjid dan PesantrenTidak hanya kepada Malaysia, kerja sama pun sudah terjalin baik dengan negara Brunei Darusalam dan Kerajaan Arab Saudi. “Apalagi ini jelang bulan Ramadhan, pihak Saudi memberikan pembagian mushaf dan wakaf Al-Quran ke pelosok negeri,” imbuhnya.
Pimpinan Pusat mengapresiasi Sekolah Tinggi Agama Islam Persis (STAIPI) Bandung yang lebih dulu menjalin kerjasama dengan Universitas di Malaysia. Harapannya kedepan seluruh Perguruan Tinggi yang ada di jam'iyyah Persis dapat mengambil langkah yang sama.
Baca Juga: Resmikan World Halal Centre, Anies Optimis UMKM Jangkau Pasar Global(zhd)