Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

KH Miftachul Akhyar: MUI Sudah Berjalan Sesuai Tujuan

fajar adhitya Senin, 26 Juli 2021 - 18:55 WIB
KH Miftachul Akhyar: MUI Sudah Berjalan Sesuai Tujuan
KH Miftachul Akhyar. (foto: NU Online)
LANGIT7.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar mengibaratkan MUI sebagai sebuah kereta yang berjalan pada relnya. Sampai saat ini, MUI masih berada pada jalur tersebut.

Menurut KH Miftachul, pada peringatan 46 tahun MUI yang jatuh pada Senin (26/7) MUI sudah dewasa dan matang. Selama ini, MUI menyimpan perjalanan panjang penyusunan rel MUI untuk berjalan sampai kini. Ibarat sebuah kereta api, MUI sudah berjalan di atas rel panjang menuju stasiun tujuan.

“Kereta api itu semuanya jelas, tujuannya jelas, relnya jelas, lokomotifnya jelas, dan gerbongnya jelas. Kita kenal kereta api tidak mengikuti keinginan penyewanya,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Milad MUI Ke-46, Senin (26/07) di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta.

Dalam perjalanannya, MUI tentu menerima banyak kritikan bahkan cibiran. Kendala operasional, baik teknis maupun pendanaan. Namun semua itu bisa dilalui dengan tetap berpegang teguh kepada Alquran, hadits dan otoritas ilmu.

“Kereta api pergi di bawah hujan, di samping badai, meyusuri terowongan yang gelap, namun terus berkonsentrasi pada jalannya. Kereta api pergi tanpa ragu apapun kondisi cuacanya. Itulah MUI, ” ujar Kiai Miftach

Pengibaratan Kiai Miftach tentang MUI sebagai kereta api itu tidak lepas dari peran para ulama pendiri MUI pada zaman awal. Menurutnya, para tokoh MUI dari periode ke periode terus berjalan di atas rel prinsip keroganisasian. Prinsip-prinsip keogranisasian untuk membawa misi rahmatan lil alamin.

“Ash shodiqunal awwalun (para pendahulu MUI) telah menancapkan prinsip keorganisasian. Sehingga sampai kini MUI bisa menjalankan perannya dengan baik sebagai mitra pemerintah sekaligus penyambung dan pemimpin ummat, ” ujarnya.

“Hal baik yang telah ditetapkan pimpinan MUI sebelum-sebelumnya tetap menjadi acuan sampai sekarang,” imbuh Kiai Miftach.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)