LANGIT7.ID, Jakarta - Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed El-Tayyeb menyeru Rusia dan Ukraina menyelesaikan konflik lewat dialog. Menurut dia, perang hanya memperparah keadaan.
"Saya mendesak Rusia dan Ukraina mendengar berbagai masukan internasional," kata Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed El-Tayyeb, dalam sebuah pernyataan dilansir ahramonline, Rabu (2/3/2022).
"Perang hanya akan membawa kehancuran dan kebencian ke dunia kita dan bahwa konflik hanya dapat diselesaikan dengan dialog," tuturnya.
Baca Juga: Wawancara Pakar: Umat Jangan Terpancing Sentimen Islam di Konflik Rusia-UkrainaMesir telah menegaskan pada Kamis malam pekan lalu pentingnya mengedepankan dialog dan solusi diplomatik serta upaya yang akan mempercepat penyelesaian politik terhadap krisis Ukraina, menurut sebuah pernyataan oleh Kementerian Luar Negeri.
Militer Rusia melancarkan serangan ke Ukraina atas perintah Vladimir Putin. Para pemimpin dunia mengingatkan, 'operasi militer khusus' itu bisa memicu perang terbesar di Eropa sejak 1945.
Baca Juga: Elon Musk Kirim Satelit Starlink untuk Layani Internet UkrainaKamis (24/2/2022), hanya selang beberapa menit pidato singkat Putin disiarkan di televisi, sekitar pukul 05.00 pagi waktu Ukraina, ledakan terdengar di dekat kota-kota besar Ukraina. Termasuk di ibu kota Kyiev.
Cakupan serangan Rusia itu sangat besar. Kementerian Dalam Negeri Ukraina melaporkan, Ukraina diserang dengan rudal jelajah dan balistik. Rusia menargetkan infrastruktur di dekat kota-kota besar seperti Kyiev, Kharkiv, Mariupol, dan Dnipro. Ledakan roket itu menerangi langit saat penembakan dimulai di dekat Mariupol.
Baca Juga: FIFA-UEFA Larang Rusia Tampil di Kompetisi Internasional(zhd)