LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 fenomena shalat Jumat yang menjadi kebiasaan umat Islam di Indonesia. Hal ini tentu harus diperbaiki agar ibadah tersebut mendapatkan pahala yang sempurna.
Kualitas ibadah harus senantiasa diperbaiki, temasuk Shalat Jumat. Sebab ibadah yang satu ini benar-benar memiliki keutamaan yang luar biasa.
Baca Juga: 3 Lafal Pembuka Doa sebelum Bermunajat, Cocok Dibaca Hari JumatBerikut beberapa fenomena sholat dalam shalat Jumat yang perlu diperbaiki umat Islam:
1. Tidak shalat sunnah tahiyatul masjid Salah satu sunnah masuk masjid yakni shalat tahiyatul masjid, dua rakaat sebelum duduk. Meskipun sunnah, Rasulullah memerintahkan seseorang yang datang terlambat datang untuk shalat terlebih dahulu. Meskipun mendengarkan khutbah hukumnya wajib, ternyata shalat sunnah itu diprioritaskan Rasulullah SAW sebelum orang itu duduk.
2. Tidur saat khutbah Fenomena itu banyak terjadi hampir merata di masjid-masjid. Bukannya khusyuk mendengarkan khutbah, sebagian jemaah justru tidur atau tertidur saat khatib berkhutbah. Alhasil ia kehilangan esensi sholat Jumat.
3. Tidak berdoa antara dua khutbah Ketika khatib duduk di antara dua khutbah, saat itu merupkan waktu mustajab untuk berdoa. Sayangnya banyak orang melewatkannya begitu saja. Fenomena itu juga terkait dengan fenomena sebelumnya, karena tidur, kecil kemungkinan dia berdoa.
4. Khutbah terlalu lamaKhusus untuk khatib hal ini perlu jadi perhatian. Sebagian khatib khutbahnya terlalu lama, jemaah yang mengantuk mendapatkan kesempatan yang banyak untuk tidur.
Khutbah Nabi Muhammad singkat dan shalatnya agak lama. Khutbah Nabi juga lantang seperti komandan perang memberikan instruksi pada pasukan.
5. Salam langung pulangSudah datangnya terlambat, pulangnya paling cepat. Fenomena itu masih ada tetapi tidak banyak. Begitu salam langsung pulang. Tanpa berdoa dan tanpa shalat sunnah.
Apalagi dengan adanya nasi berkah yang dibagikan setelah shalat. Dia segera pergi mengambil pertama kali.
(bal)