LANGIT7.ID - , Jakarta - Tahnik bayi merupakan salah satu ajaran (sunnah) Rasulullah SAW ketika menyambut bayi yang baru lahir. Proses tahnik bayi ini dilakukan oleh ayah dengan mengunyah kurma sampai halus untuk kemudian ditempelkan dan digosok pada langit-langit mulut bayi.
Konsultan dan praktisi pengobatan sunnah, dr Zaidul Akbar mengatakan apapun yang disampaikan atau diajarkan dan bahkan dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW dan tidak ada pesan-pesan khusus disana, pasti hal tersebut baik.
Baca juga: Mengenal Bekam, Terapi Sunnah Nabi dalam Pandangan Ilmiah Menurut dia, tahnik pernah digunakan Nabi SAW beberapa kali. Artinya pasti ada kebaikan disitu.
"Terlepas dari risetnya penelitiannya yang orang katakan baik, saya lebih memilih Nabi SAW. Tahnik itu seperti imunisasi alami oleh orang soleh kepada anak," ujarnya dilansir dari YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Senin (14/3/2022).
Bayi ketika lahir itu mendapatkan bakteri dari ibunya, lanjut dia, bakterinya macam-macam. Untuk menghilangkannya, tahniklah caranya.
"Bakteri itu ada makanan, namanya prebiotik. Kurma adalah salah satu prebiotik yang paling baik. Kenapa diberikannya ke langit lidah bayi karena itu lebih cepat diserap oleh bayinya," pungkasnya.
Baca juga: Deretan Artis yang Khitan Anak saat Bayi, Apa Alasannya?Ibarat kata, ujar Dokter Zaidul bakteri dalam tubuh bayi diberi makanan dengan kurma dan dikenalkan pada bakteri yang ada pada orang tuanya.Nanti bayi akan merasakan glukosa tersebut, dan itu sangat baik dalam meningkatkan kecerdasan bayi.
"MasyaAllah, luar biasa tahnik itu," tutup Zaidul.
(est)