LANGIT7.ID, Jakarta - Pakar Fikih Kontemporer, KH Ahmad Zahro MA al-Chafidz, mengatakan, menjawab akhir Surah At-Tin cukup dalam hati saja. Namun, jika kita tidak ingin menjawab pertanyaan dalam ayat tersebut, maka tidak apa-apa juga.
“Itu hanya semacam wong ditanya kok ga dijawab? Kalau mau jawab di hati saja. Kalau tidak dijawab juga tidak apa-apa, karena memang tidak ada tuntutanannya. Apalagi kalau di dalam shalat. Lebih berhati-hati,” kata KH Zahro dalam salah satu tausiahnya, Rabu (23/3/2022).
Baca juga: Memaknai Surah Al-Maun, Klinik Ini Layani Kelompok DhuafaMengutip laman
konsultasisyariah, sebagian ulama mengatakan dianjurkan membaca kalimat semacam ini ketika membaca surah tertentu. Imam Nawawi dalam Kitab Mukhtashar at-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an mengatakan, ada adab-adab tertentu yang harus ditunjukkan melalui ucapan jika membaca ayat-ayat tertentu.
Ketika membaca Surah Al-Ahzab ayat 56, misalnya, dianjurkan mengucapkan
Shallallahu ‘alaihi was sallama tasliima. Jika membaca Surah At-Tin ayat 8 dan Surah Al-Qiyamah ayat 40 dianjurkan mengucapkan
balaa wa ana ‘ala dzalika minas syahidin.
Baca juga: Kunci Doa Dikabulkan, Akhiri dengan Al-FatihahAda beberapa hadits yang menyebutkan hal ini, di antaranya diriwayatkan dari Abu Hurairah yang mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca surah
wat tini waz zaitun, dan sampai ayat alaisallahu bi ahkamil hakimin, bacalah
bala wa ana ‘ala dzalika minas syahidin.” (HR Abu Daud dan al-Tirmidzi).
(jqf)