LANGIT7.ID, Jakarta - Negeri Jiran atau Malaysia menjadi tujuan utama masyarakat Indonesia untuk berobat. Sebelum pandemi Covid-19 pada tahun 2019 saat perbatasan Malaysia belum ditutup, Malaysia Healthcare Travel Council mencatat lebih dari 670.000 pasien Indonesia berobat di Malaysia.
Chief Executive Officer Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Mohd Daud Mohd Arif mengungkapkan alasan utama Malaysia jadi tujuan pasien Indonesia dalam berobat sebab lebih dekat dan lebih terjangkau dibanding negara-negara lain.
“Lebih murah dan terjangkau, namun dengan standar internasional yang sama dengan negara lain,” kata Mohd Daud kepada Langit7.id di Jakarta, Rabu (23/3/2022).
Biaya pengobatan untuk pasien internasional di Malaysia tidak dibedakan dengan pasien lokal. Bahkan menurut Mohd Daud, ada batas atas harga berobat di Malaysia sehingga Rumah Sakit tidak bisa bebas mematok tarif yang mahal.
Baca Juga: Covid-19 di Indonesia Menuju Endemi? Ini Penjelasan Pakar
Dari tahun ke tahun, jumlah pasien Indonesia yang berobat ke Malaysia terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, jumlah pasien dari Indonesia lebih dari 593.000 pasien dan meningkat menjadi 670.000 pasien sebelum perbatasan Malaysia ditutup. Bahkan separuh dari pasien internasional di Malaysia berasal dari Indonesia.
Kendati demikian, Mohd Daud menegaskan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia tidak kalah dengan pelayanan di Malaysia. Pihaknya tidak ingin berkompetisi untuk berebut pasien namun ingin menjadi pelengkap bagi pelayanan kesehatan di Indonesia.
“Kami tidak ingin berkompetisi namun justru berkolaborasi. Kami tidak menargetkan angka kunjungan atau
dollar dan
cent untuk dikumpulkan, namun yang terpenting adalah berapa banyak orang yang bisa kami tolong,” tekan Mohd Daud.
Selain dekat, terjangkau serta berstandar internasional, Mohd Daud menyebut bahwa pelayanan kesehatan di Malaysia memiliki aksesibilitas yang tinggi yaitu tidak memerlukan antrean atau daftar tunggu yang lama.
“Jika di negara lain butuh waktu tunggu berbulan-bulan. Di Malaysia, pasien mendaftar tidak perlu menunggu lama langsung kami layani,
immediately, no queueing,” kata Mohd Daud.
Baca Juga: Pameran Pelayanan Kesehatan Malaysia Digelar Mulai Hari Ini di Jakarta
Tahun ini setelah perbatasan Malaysia dibuka total pada 1 April nanti, MHTC turut membuka pula pelayanan kesehatan untuk pasien Indonesia. Dalam rangka mengajak kembali pasien Indonesia berobat di Malaysia, MHTC menggelar
Malaysia Healthcare Expo di Central Park Mall pada 24 hingga 27 Maret 2022. 10 perwakilan Rumah Sakit dan perwakilan bagian pariwisata dari Pemerintah Malaysia turut hadir dalam pameran tersebut.
(jqf)