Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Mengenal Teknologi untuk Mengamati Hilal Awal Ramadhan

ummu hani Kamis, 24 Maret 2022 - 17:18 WIB
Mengenal Teknologi untuk Mengamati Hilal Awal Ramadhan
Petugas sedang mengamati hilal di Masjid Agung di Semarang untuk menentukan 1 Ramadan tahun 2014 silam. Foto: iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pemerintah menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadhan untuk menentukan kapan ibadah puasa dimulai. Seiring perkembangan zaman, para perukyat hilal sudah memiliki teknologi modern guna penentuan awal Bulan Suci tersebut.

Ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin, mengatakan, teknologi tersebut adalah teleskop yang sudah dilengkapi otomatisasi komputer sehingga dapat langsung mengarah ke Bulan.

Baca juga: BMKG: Potensi Hilal Awal Ramadan 1 April Kecil Teramati

"Saat belum ada teknologi optik, yang bisa dilakukan hanya mengarahkan agar pengamat fokus melihat ke arah tertentu tapi itu hanya alat untuk fokus. Lalu teknologi teleskop berkembang sehingga bisa membantu apakah cahaya yang dilihat benar hilal atau bukan," ujarnya, dalam siaran di akun Instagram @pussainsa_lapan, dikutip Langit7.id, Kamis (24/3/2022).

Meski sudah dilengkapi teleskop berteknologi canggih, ada kesulitan yang masih dialami oleh perukyat.

"Karena fungsi teleskop adalah mengumpulkan cahaya, pengamatan hilal terkadang bisa terganggu oleh banyaknya cahaya masuk yang dikumpulkan teleskop," kata Djamal.

Djamal menuturkan, cahaya hilal sangat tipis sehingga sering terganggu oleh cahaya senja.

"Hilal sulit diamati. Dengan teleskop memang cahaya hilal diperkuat, tetapi cahaya senjanya juga diperjelas," ucapnya.

Oleh karena itu, perukyat menggunakan kamera digital supaya citranya bisa diolah dengan perangkat lunak astronomi sehingga kontras cahaya hilal bisa ditingkatkan.

"Kamera digital bisa merekam banyak gambar. Menggunakan software processing image, gambar ditumpuk untuk bisa menampakkan hilalnya dengan mengatur kontras," kata Djamal.

Baca juga: Bukan Cuma Hilal, Begini Cara Tentukan Awal Ramadhan dengan Hisab

Penentuan hilal juga disepakati dengan parameter tinggi Bulan minimal 2 derajat, atau beda tinggi Bulan-Matahari minimal 4 derajat (sama dengan tinggi Bulan 3 derajat) dan elongasi Bulan minimal 6,4 derajat di kawasan barat Asia Tenggara.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)