LANGIT7.ID, Jakarta - Bayi mendapatkan
ASI yang cukup dapat dilihat dari berat badan, panjang, dan lingkar kepala. Bunda bisa mengecek kondisi si mungil untuk memastikan asupannya.
Dokter anak sekaligus konselor laktasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Citra Amelinda mengatakan, penting sekali untuk mengukur berat badan, panjang, dan lingkar kepala bayi setiap bulanya.
"Jadi kalau kita merasa kok ASI-nya enggak banyak atau menyusunya jarang, lihat berat badan anaknya. Kalau naiknya sesuai, begitu juga dengan panjang dan lingkar kepala, berarti ASI-nya cukup," kata Citra dilansir Antaranews, Kamis (24/3/2022).
Baca Juga: Perlukah Bayi Ditahnik? Begini Penjelasan Dokter AnakNamun dia menilai, merupakan hal yang wajar jika dalam satu pekan pertama anak mengalami penurunan berat badan, selama penurunannya tidak lebih dari 10 persen. Sebab menyusui sejatinya merupakan sebuah proses.
"Menyusui adalah sebuah proses. Enggak mungkin banyak di awal. Jangan lupa bahwa kita ini bukan dispenser, jadi enggak mungkin saat anak lahir langsung banyak ASI-nya," ujar dia.
Citra juga menjelaskan, ASI yang baik bukanlah ASI yang semakin putih dan kental karena setiap ibu menghasilkan ASI dengan kandungan yang tidak sama persis dengan ibu lainnya.
Bahkan di hari yang sama, kata Citra, ASI yang diproduksi pada pagi dan malam hari juga bisa memiliki kandungan yang berbeda.
"Kalau anaknya lagi sakit, kandungannya juga beda lagi. Jadi memang ASI itu dibuatnya sesuai dengan kebutuhan anak. Yang penting itu bukan semakin kental semakin baik, tapi yang penting ASI-nya lancar, berat badan anaknya juga cukup dan sesuai," katanya.
(bal)