LANGIT7.ID, Jakarta - Cendekiawan Muslim Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) menghadiri buka puasa dan Ngaji Bersama yang digelar DPP PDI Perjuangan, Ahad (10/4/2022).
Malam ini, partai berlogo banteng moncong putih itu mengadakan "Sinau Bareng Cak Nun dan Kyai Kanjeng", mulai pukul 20.30 WIB.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, kehadiran Cak Nun dan Kyai Kanjeng dipandang sebagai representasi keislaman di Indonesia.
Baca juga: Tombo Ati, Intisari Al-Quran-Hadits Karya Sunan BonangCak Nun dianggap mampu menghadirkan semangat Sunan Kalijaga yang begitu menyelami sekaligus menggelorakan rasa cinta tanah air yang berdiri kokoh pada kebudayaan .
“Cak Nun dikenal sebagai sosok budayawan, pemikir Islam-Kebangsaan, dan begitu menyelami persoalan rakyat,” kata Hasto.
Buka puasa bersama menyajikan menu khas Nusantara yang dimasak Dapur Umum Badan Penanggulangan Bencana (Baguna PDIP) yang masak tanpa minyak goreng kemasan. Menu makanan buka puasa, juga menyajikan sayur lodeh Bung Karno.
“Aneka makanan rebusan dan secara khusus untuk makanan gorengan akan dilakukan dengan minyak kelapa yang dibuat sendiri oleh Baguna,” kata Hasto.
Baca juga: SMK Global Jombang, Sekolah Cak Nun untuk Didik Pemuda di Tanah KelahirannyaKehadiran Cak Nun dan Kyai Kanjeng tersebtu semakin menyemarakkan kegiatan selama bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh BAMUSI dan Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan.
“Kembali PDI Perjuangan membuktikan dirinya sebagai rumah kebangsaan Indonesia raya,” kata Hasto.
(sof)