Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 11 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Hukumnya Sunnah, Ini Fungsi Sebenarnya Pakai Kopiah saat Shalat

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 20 April 2022 - 13:30 WIB
Hukumnya Sunnah, Ini Fungsi Sebenarnya Pakai Kopiah saat Shalat
Kopiah perlengkapan shalat untuk pria. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Saat shalat, umat Islam dianjurkan untuk rapi, bersih dan suci dari najis. Agar terlihat lebih rapi laki-laki umumnya menggunakan peci atau penutup kepala. Meskipun begitu, ada juga yang tidak menggunakannya.

Lantas, bagaimana hukum menggunakan peci saat shalat? Kenapa ada yang menggunakannya tapi ada juga yang tidak?

Ustadz Abdurrahman Al Habsyi mengatakan penggunaan peci, kopiah atau penutup kepala lainnya saat shalat hukumnya sunnah atau tidak wajib.

Baca juga: Sejarah Unik Awal Istilah Kopiah, Peci dan Songkok

"Untuk pengguna kopiah dalam shalat, sebenarnya tidak diwajibkan," ujar Ustadz Rahman kepada Langit7, Senin (18/4/2022).

Tapi, tambahnya, dalam adab shalat ketika sujud kening harus benar-benar menyentuh sejadah. Karena itu untuk mengantisipasi turunnya rambut sehingga menghalangi kening menyentuh sejadah, para pria biasanya mengakalinya dengan menggunakan peci atau kopiah.

"Makanya untuk menghalangi rambut turun ketika shalat, menggunakan kopiah bisa membantu," katanya.

Ustadz Rahman melanjutkan, jika rambutnya pendek sehingga ketika sujud tidak menghalangi maka tidak apa-apa tidak menggunakan kopiah. Sebaliknya jika rambutnya panjang dan mudah turun, sebaiknya kenakan kopiah saat shalat.

Dilihat dari fungsinya, penggunaan peci sebagai penahan rambut agar tidak menghalangi kening. Sedangkan alasan lainnya, penggunaan kopiah bisa juga sebagai unsur keindahan.

"Karena sunnah Nabi dan para sahabatnya menggunakan sorban. Sebenarnya banyak alasan. Selain memang untuk menahan rambutnya, yang kedua adalah sunnah," ucapnya.

"Orang yang memakai baju gamis itu juga sunnah. Jadi sunnah itu adalah apa yang dilakukan atau apa yang dikenakan Nabi. Seperti memakai siwak itu juga sunnah Nabi, tetapi kalau tidak dipakai juga tidak masalah," lanjut Ustadz Rahman.

Baca juga: Ubah Limbah Garmen, Kopiah Rusia asal Kudus Diburu Pembeli

Sebenarnya, kata Ustadz Rahman orang yang mengikuti sunnah Nabi semata-mata hanya untuk menyempurnakan keislamannya.

"Jadi orang yang mengikutinya itu bertujuan untuk menyempurnakan Islamnya dengan mengikuti sunnah-sunnah Rasul," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 11 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)