LANGIT7.ID, Jakarta - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri menjelaskan, lailatul qadar adalah malam yang paling dinanti-nanti oleh orang beriman. Keistimewaan itu hanya datang pada bulan Ramadhan saja.
Beribadah pada malam tersebut secara full lebih baik daripada beribadah seribu bulan atau 83 tahun lebih. Hal tersebut termaktub dalam Surah Al-Qadr ayat 3. Allah Ta’ala berfirman:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS Al-Qadr: 3)
Allah merahasiakan malam itu agar tiap umat Islam antusias memperbanyak amalan kebaikan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Namun, Nabi Muhammad SAW meminta umatnya untuk mencari lailatul qadar pada malam ganjil.
“Maka pertanyaan keduanya, bagaimana kita mencari dan mendapatkan lailatul qadar?” kata Ustadz Dzikri melalui akun
YouTube-nya, dikutip Jumat (22/4/2022).
Ustadz Dzikri lalu mengajarkan 10 amalan yang bisa dikerjakan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Amalan-amalan itu bisa dikerjakan untuk mencari lailatul qadar. Berikut amalan tersebut:
1. Menjaga Shalat Wajib Secara Berjamaah
Upayakan menjaga shalat wajib secara berjamaah, terutama shalat Isya dan shalat Subuh. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa shalat Isya berjamaah, maka seakan-akan dia shalat setengah malam. Dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka seolah-seolah dia telah shalat semalam suntuk.” (HR Imam Muslim)
“Maka tidak mengherankan jika Imam Syafi’i berpendangan, barangsiapa yang shalat Isya dan Subuh berjamaah, maka dia mendapatkan lailatul qadar,” kata Ustadz Dzikri.
Baca juga: Raih Berkah Ramadhan, Umat Islam Harus Punya Pola Hidup Berbeda2. Shalat Tarawih Berjamaah“Barangsiapa shalat malam bersama imam sampai selesai, maka dicatatkan baginya pahala shalat semalam suntuk.” (HR At-Tirmidzi)
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur’anUsahakan baca 100 Ayat dalam satu malam. Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca 100 ayat di sebuah malam, maka dicatatkan baginya ibadah semalam suntuk.” (HR Ahmad, dishahihkan oleh Imam Albani dalam Shahihul Jami’)
“Kalau bisa, tambah ayatnya. Al-Qatadah pada malam 1-20 malam Ramadhan mengkatamkan Al-Qur’an setiap 3 hari khatam. Dan ketika memasuki 10 malam terakhir Ramadhan, sehari khatam,” tutur Ustadz Dzikri.
4. Memperbanyak DoaPerbanyak doa pada malam itu. Terkhusus doa Allahumma Innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni. “Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR Tirmidzi)
“Doa ini adalah doa yang nabi ajarkan ke istri beliau, Aisyah RA dalam hadits yang dikeluarkan Imam Tirmidzi,” kata Ustadz Dzikri.
5. Memperbanyak MuhasabahManusia tidak luput dari dosa. Maka, 10 malam terakhir Ramadhan menjadi momen terbaik untuk muhasabah diri. Terlebih, Allah sangat menyukai jika ada hamba-Nya yang menangis karena menyesali dosa.
“Bertaubat dan beristighfar sebagaimana doa yang nabi ajarkan ke istri Aisyah RA yang berisi ampunan kepada Allah Ta’ala. Maka 10 malam terakhir ini sangat bagus kita isi dengan taubat dan istighfar kepada Allah,” tutur Ustadz Dzikri.
6. Memperbanyak DzikirMemperbanyak dzikir, khususnya di akhir tengah malam. Nabi SAW bersabda, “Waktu terdekat Ar-Rabb (Allah) dengan hamba-Nya adalah di tengah malam terakhir, apabila engkau mampu menjadi bagian orang yang berdzikir kepada Allah di waktu tersebut, maka jadilah (bagian orang tersebut).” (HR Tirmidzi, dan dishahihkan oleh al Imam Albani)
7. Membaca 2 Ayat Terakhir dari Surah Al-BaqarahNabi SAW bersabda, “Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah di sebuah malam niscaya dua ayat tersebut akan memberikan kecukupan kepada dirinya.” (HR Bukhari-Muslim)
“Di antara makna mencukupkannya adalah mencukupkannya dari shalat malam atau ibadah di malam hari, sebagaimana dijelaskan Imam Nawawi,” ucap Ustadz Dzikri.
8. Berpenampilan BaikUsahakan mandi, memakai pakaian bagus, dan memakai parfum pada 10 malam terakhir Ramadhan. Itu adalah sunnah dari para ulama kita seperti Anas bin Malik, Tamim ad-Dari, Ayyub as-Sikhtiyani, dan ulama-ulama lain.
Baca juga: Solusi bagi Pekerja yang Ingin I'tikaf, Fokus di Masjid saat Malam9. Bangunkan dan Ajak Keluarga BeribadahBangunkan dan ajak keluarga beribadah sebagai Rasulullah SAW mengajak keluarganya beribadah pada 10 malam terakhir Ramadhan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim diceritakan:
“Dahulu Nabi SAW apabila masuk 10 malam terakhir Ramadhan, maka beliau mengencangkan Ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya, dan membangunkan keluarganya.”
10. Beribadah dengan Penuh Keimanan dan KeyakinanLakukan semua ibadah dengan penuh keimanan dan keyakinan. Lalu, lakukan seua Ibadah dengan hati yang antusias dan bahagia. Nabi SAW bersabda:
“Barangsiapa yang shalat di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Muslim)
“10 Amalan ini bisa mengantarkan kita mendapatkan lailatul qadar,” ucap Ustad Dzikri.
(jqf)