LANGIT7.ID - , Jakarta - Sebagai orang tua ketika melihat anak memiliki hobi membaca merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi saat sang buah hati lebih memilih menghabiskan waktu luangnya di rumah dengan membaca buku.
Namun, untuk mencapai ke tahap itu, sebagai orang tua, Anda harus melewati fase mengajarkan dan mengenalkannya terlebih dulu. Sehingga, rasa cinta anak terhadap buku itu tumbuh. Lantas, bagaimana caranya?
Melansir dari situs resmi Unicef, Sabtu (23/4/2022), berikut kiat-kiat utama dalam menumbuhkan kecintaan anak pada buku.
Baca juga: Bolehkah Membaca Shalawat Demi Mengharap Kekayaan di Dunia?Mulai sejak diniMembacakan buku pada bayi yang baru lahir membantu memberi mereka awal terbaik dalam hidup. Bayi belajar bahasa dari orang dewasa yang mengulang dan membacakan kata-kata untuk mereka.
Saat Anda membacakan untuk si kecil, gambarkan karakter dan benda di buku atau dengan membuat suara seperti binatang. Dengan mendengar suara Anda bisa membantu bayi Anda memberi makna pada huruf dan gambar yang dilihat.
Saat Anda membaca, variasikan nada dan nada suara Anda dan cobalah aksen atau suara yang berbeda untuk karakter yang berbeda. Ini membantu untuk menjaga anak Anda tetap terlibat dalam cerita.
Ingat, anak-anak belajar mencintai buku jauh sebelum mereka belajar membaca. Menghabiskan waktu bersama buku sekarang akan membantu anak-anak tumbuh untuk lebih menikmatinya seiring bertambahnya usia. Karena itu mulailah memperkenalkannya sejak dini.
Contohkan dengan Anda sering membacaAnak merupakan peniru ulung terutama terhadap perilaku orang tua atau orang dewasa di sekitarnya. Jika anak sering melihat Anda membaca, kemungkinan besar akan mendorong mereka untuk mengikutinya.
Baca juga: Keistimewaan Membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas di Waktu AsharKebiasaan ini juga bisa menjauhkan mereka dari layar ponsel. Namun, jika Anda telah lama tidak membaca, bisa melakukan cara lain agar ada role model bagi anak.
Salah satunya dengan mendatangi perpustakaan atau toko buku terdekat. Anda bisa bertanya pada pustakawan memiih buku terbaik untuk Anda dan sang anak.
Tanyakan tentang buku favorit anak-anak mereka dan pengalamannya membaca bersama. Anda bahkan dapat membawa si kecil bersama dan menjadikannya perjalanan istimewa untuk memilih buku bersama.
Jadikan itu rutinitasMenjadikan membaca sebagai bagian yang menyenangkan dari kehidupan anak dimulai dengan memasukkan buku ke dalam rutinitas harian Anda. Buat waktu membaca khusus sebelum tidur atau saat naik kendaraan umum.
Saat Anda bersama, pastikan untuk membatasi gangguan seperti ponsel dan televisi. Bagian dari belajar menikmati membaca adalah berada di sekitar buku.
Jika memungkinkan, cobalah memulai koleksi buku untuk anak-anak Anda. Tidak harus luas, kecil juga tidak masalah, terpenting dapat dimanfaatkan dengan baik.
Jika tersedia di dekat Anda, hubungi perpustakaan setempat untuk informasi tentang program bercerita. Pertemuan ini bisa menjadi cara yang bagus bagi seorang anak untuk menikmati buku sambil bersosialisasi dengan anak-anak lain.
Membaca bergiliranSaat anak Anda tumbuh dewasa, usahakan polanya diubah dengan bergiliran membacakan satu sama lain. Misalnya dengan Anda membawa awal kalimat dan sang anak melanjutkan kalimat berikutnya.
Lakukan secara perlahan, mulai dari per lembar hingga per bab. Saat Anda membaca bersama, ajukan pertanyaan tentang apa yang dibaca, seperti “Menurut kamu apa yang akan terjadi selanjutnya?” "Menurutmu mengapa gajah melakukan itu?"
Waktu yang Anda habiskan untuk saling membacakan dengan lantang akan membantu membangun kepercayaan diri dalam berbicara. Suara lantang saat membaca akan memperkuat apa yang telah dipelajari anak Anda.
Baca juga: Al-Azhar Luncurkan Al-Qur'an Braille, Bantu Tunanetra Membaca dan MenghafalDengarkan anakmuSaat si kecil tumbuh, perhatikan minatnya. Jika dia sangat tertarik pada topik tertentu, seperti dinosaurus, cobalah mencari buku anak-anak tentang topik itu.
Ini akan memperkuat bahwa buku adalah alat untuk belajar lebih banyak tentang hal-hal yang dipedulikan. Dan anak pasti akan senang membaca sesuatu yang diminatinya.
Jangan khawatir jika anak belum membaca buku dari pengarang ternama. Terpenting adalah anak menyukai membaca. Jika mereka hanya membaca komik sekarang, tidak apa-apa.
Komik dan novel grafis masih merupakan peluang untuk dibaca. Anda dapat mendorong mereka dengan bahan bacaan lain, tetapi tidak perlu mendorong jika mereka tidak menerimanya sekarang.
(est)