LANGIT7.ID - , Jakarta - Nasi jaha merupakan makanan khas Manado yang juga menjadi hidangan Lebaran masyarakat Maluku Utara. Berbentuk seperti lontong, namun memiliki cita rasa yang berbeda.
Jika lontong menggunakan beras dan air, sementara nasi jaha memakai beras ketan yang dilengkapi dengan santan dan bumbu rempah lainnya. Sehingga membuatnya terasa lebih spesial.
Baca juga: Haruskah Pakai Baju Baru Saat Lebaran?Lantas, bagaimana cara membuatnya? Berikut resep dan caranya.
Bahan-bahan:- 1 kg beras ketan
- 350 ml santan
- 8 butir bawang merah
- 4 batang serai, geprek
- 8 lembar daun jeruk purut
- 2 rimpang jahe
- Secukupnya garam dan gula
- Minyak goreng secukupnya
Cara membuat :Sebelum mengolah beras ketan, pertama-tama yang harus di lakukan adalah merendamnya di dalam air selama semalaman.
Langkah ini bertujuan untuk membuat beras lebih lunak dan cepat matang. Selanjutnya kukus beras ketan hingga setengah matang. Lalu, Angkat dan sisihkan.
Setelah urusan beras selesai, tahap selanjutnya adalah menghaluskan bawang merah dan jahe dengan blender.
Baca juga: Takbir Keliling Jelang Lebaran, Bagaimana Hukumnya?Kemudian tumis bersama serai dan daun jeruk dengan sedikit minyak goreng. Ingat, tumis sampai aromanya wangi dan warna sedikit berubah.
Lalu, tambahkan garam dan gula secukupnya serta tuang santan. Masak sambil tetap diaduk hingga mendidih.
Setelah santan mendidih, tahap selanjutnya masukkan beras ketan yang sebelumnya sudah dikukus. Masak sembari diaduk rata lalu biarkan sampai santan meresap ke dalam beras ketan.
Tahap terakhir, siapkan bambu yang sudah dipotong per ruas. Bungkus beras ketan ke dalam daun pisang lalu rekatkan dengan lidi.
Baca juga: Libur Lebaran jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Lapangan KerjaSelanjutnya masukan ke dalam bambu, lalu bakar dengan asap api selama beberapa jam hingga matang.
Setelah matang, diamkan beberapa menit agar panasnya menurun. Lalu, pisahkan nasi jaha dari bambu kemudian potong-potong sesuai ukuran yang diinginkan, dan nasi jaha pun siap disajikan.
(est)