LANGIT7.ID - , Jakarta -
Sedekah merupakan ajaran agama Islam yang dianjurkan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran:
"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata, "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10).
Dalam Islam, sebenarnya masih banyak lagi ayat Alquran dan hadist yang menjelaskan tentang sedekah, namun memang hanya ditampilkan salah satunya.
Baca juga: Benarkah Sedekah Dapat Jaga Kesehatan Mental? Ini Kata PsikologSedekah memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat membuka pintu rezeki, menghapus dosa, mencegah musibah, melindungi diri dari api neraka, melipat gandakan pahala, membersihkan harta, memperoleh keberkahan, ketentraman serta kebahagiaan.
Penelitian yang dilakukan David Rand di Harvard University membuktikan bahwa dorongan dari dalam diri baik orang dewasa maupun anak-anak yang paling pertama adalah membantu orang lain.
Menurut CEO Rumah Konseling, Muhammad Iqbal, hal ini dapat dipahami sebab manusia sebagai mahluk sosial, memiliki kecenderungan yang alami untuk menolong sebagai perilaku yang berdampak penting pada kelangsungan hidup manusia.
Aknin beserta Simon Fraser dari
Lab Helping and Happiness menjelaskan teori yang lebih luas terkait perilaku bersedekah dari perspektif psikologi sosial dan evolusioner ini.
Mereka mengatakan bersedekah merupakan wujud dari perilaku prososial karena kecenderungan itu secara besar-besaran menguntungkan spesies manusia.
"Sederhananya, manusia telah berkembang karena kita dapat berkumpul untuk membentuk kelompok besar yang saling bergantung meskipun dari anggota yang tidak terkait, dan ada kekuatan dalam jumlah. Jika membantu orang lain tidak terasa enak, bisa dibilang kita tidak akan pernah bisa membentuk suku-suku dan kemudian masyarakat yang menjadi pilar peradaban yang sejahtera," ujar Iqbal kepada Langit7, Minggu (30/4/2022).
Baca juga: Ini Makna dan Hukum Sedekah Bumi dalam IslamLebih lanjut, Dosen Universitas Paramadina ini mengatakan penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan bersedekah individu dapat meningkatkan harga diri. Selain itu juga meningkatkan rasa koneksi dengan dunianya dan membuat dirinya lebih bahagia dan lebih sehat.
Hal ini kemudian dipersepsikan sebagai imbalan psikologis yang dialami karena membantu orang lain. Juga tertanam kuat dalam sifat manusia, lalu muncul dalam konteks budaya dan ekonomi yang beragam.
Dalam teori motivasi Abraham Maslow dalam bukunya
"Hierarchy of Needs” dikatakan puncak pencapaian tertinggi seorang manusia adalah fase aktualisasi diri.
Yaitu keinginan seseorang untuk menggunakan kemampuannya dalam mencapai tujuan dan keinginan. Atau dalam bahasa lain adalah kemampuan seseorang dalam memberikan yang terbaik bagi dirinya.
"Bersedekah adalah bentuk dari pemenuhan manusia atas kebutuhan
love and belongingness (cinta dan rasa memiliki atau kebersamaan menjadi bagian dari kelompok). Manusia secara alami ingin terhubung dan membantu, maka itu ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi individu akan cenderung merasa kesepian bahkan
depresi," ucap Iqbal.
"Mengalami kepuasan, kenikmatan, atau pemenuhan pribadi adalah sebagai motivasi utama orang bersedekah," lanjut dia.
Ekonom James Andreoni mendeskripsikan perasaan kepuasan pribadi yang dialami orang setelah bersedekah sebagai "cahaya hangat”.
Dunn (2008) dalam penelitiannya membuktikan bahwa menghabiskan uang untuk amal akan meningkatkan kebahagiaan. Sementara uang yang dihabiskan untuk pengeluaran pribadi atau barang baru tidak berpengaruh pada tingkat kebahagiaan seseorang.
Maka itu, bersedekah terkait dengan peningkatan kebahagiaan, suasana hati, dan kepuasan hidup pada manusia dan ini belaku untuk seluruh jenis, suku, agama ataupun ras budaya yang berbeda.
Menurut Dunfield (2014), sedekah atau berbagi secara psikologis memberikan tiga dampak, pertama efek meningkatkan suasana hati.
Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang terlibat dalam perilaku bersedekah lebih cenderung mengalami suasana hati yang lebih baik. Tidak hanya itu, orang yang bersedekah cenderung lebih jarang mengalami suasana hati negatif.
Baca juga: Manfaat Mandi Air Dingin, Mulai dari Menyehatkan Rambut hingga Redakan DepresiKedua, dapat manfaat dukungan sosial. Memiliki dukungan sosial melalui sedekah sangat penting untuk melewati masa-masa sulit.
Iqbal melanjutkan, penelitian telah menunjukkan bahwa bersedekah dapat memiliki dampak yang kuat pada banyak aspek kesehatan, termasuk mengurangi risiko kesepian, penggunaan alkohol, dan depresi.
Ketiga, efek pengurangan stres. Ditemukan juga bahwa terlibat dalam perilaku bersedekah dapat membantu mengurangi efek emosional negatif dari stres.
"Membantu orang lain sebenarnya bisa menjadi cara yang bagus untuk mengurangi dampak stres dalam hidup," pungkas Iqbal.
(est)