LANGIT7.ID, Jakarta - Tidak sedikit masyarakat yang merasa malas ketika harus kembali ke rutinitas harian, terlebih setelah melewati masa libur panjang yang cukup lama. Rasa malas ini dirasakan oleh seluruh kalangan, baik pekerja ataupun siswa sekolah.
Co Founder Satu Persen, Ifandi Khainur mengatakan, rasa malas menjadi sumber penghambat utama bagi seseorang untuk maju. Untuk itu, perlu belajar dan mencontoh negara yang paling rajin dalam mengerjakan rutinitas harian, yakni
Jepang.
Baca Juga: Terjebak Macet? Berikut Tips Kelola Emosi agar Tetap Santai"Seperti diketahui, Jepang menjadi negara yang sangat anti dengan rasa malas. Selain itu dikenal dengan etos kerja yang baik dan disiplin," kata dia dikutip dari kanal
YouTube Satu Persen-Indonesian Life School, Jumat (6/5/2022).
Menurutnya, masyarakat Jepang bisa menjalankan rutinitas harian tanpa malas dan bosan karena kebiasaanya mengulang kegiatan harian sedari kecil. Prinsip ini dikenal dengan nama Kaizen. Berasal dari dua suku kata "Kai" dan "Zen".
"'Kai' artinya 'berubah' dan 'zen' artinya 'kebijaksanaan'. Artinya perubahan dalam hidup bisa dicapai secara perlahan dengan penuh kebijaksanaan," katanya.
Dengan kata lain, lanjutnya, prinsip ini juga dapat diartikan sebagai prinsip satu menit. Dalam hal ini, seseorang harus bisa melatih dirinya selama satu menit untuk melakukan kegiatan setiap harinya di jam yang sama.
Baca Juga: Libur Lebaran Usai, Ini 5 Tips Kembalikan Semangat Kerja"Simpelnya prinsip ini bisa diwujudkan dengan berbagai hal, baik membaca,
olahraga, belajar gitar, dan lainnya. Dengan catatan, melakukan kegiatan ini harus dengan fokus dan tanpa distraksi apa pun," ujarnya.
Dengan begitu, ketika berhasil melakukan rutinitas harian yang sama dan di jam sama, seseorang akan belajar bertanggung-jawab dengan tugas yang ada.
Sense of progress inilah yang bikin seseorang ketagihan melakukannya secara berulang. "Rasa bikin nagih inilah yang akan membuat seseorang mengembangkan durasi waktu rutinitasnya dan makin disiplin," ucapnya.
Ifandi menambahkan, secara keseluruhan prinsip ini berarti merubah hidup lebih baik dan dilakukan secara perlahan dan dengan penuh kebijaksanaan. "Jadi mendingan lakukan sedikit tapi rutin daripada mengerjakan secara langsung tapi seabrek. Menariknya, dengan mengulang rutinitas setiap harinya akan membuat seseorang menguasi bidang yang digeluti," tambahnya.
Baca Juga:
Tips Keuangan, Hemat di Bulan Syawal Biar Kamu Ga Makin Boncos
Tips Ajari Anak Kelola Uang THR agar Tidak Konsumtif(asf)