LANGIT7.ID - , Jakarta - Bukan rahasia lagi jika sistem imun yang baik, membuat organ tubuh juga akan bekerja dengan baik pula. Karena itu, penting kiranya untuk selalu memelihara sistem imun tubuh agar tetap normal. Terlebih di situasi pandemi seperti ini dan adanya virus hepatitis akut membuat orang tua harus selalu ekstra hati-hati.
Ahli Gizi, dr Elfina Rachmi membagikan saran bagaimana menentukan asupan anak serta meningkatkan imun di tengah pandemi. Menurut dr Elfina, asupan anak tidak bisa sembarang harus sesuai dengan usianya saat itu.
Baca juga: Cegah Penurunan Daya Ingat dengan Asupan Gizi yang Seimbang"Jadi untuk anak, lebih spesifik sesuai dengan usianya," ujar dr Elfina dalam acara Virtual Media Gathering Alert Tokopedia, Kamis (12/5/2022).
Untuk nutrisi yang berkaitan dengan imunitas, tambahnya, asupan utama untuk energi yakni protein.
"Jadi protein itu menjadi modal utama untuk terbentuknya sistem imunitas, karena semua sel tubuh dan sel-sel imun itu dasar pembentukannya adalah dari komponen protein dan mineral vitamin," katanya.
"Vitamin mineral dapatnya dari mana? Yakni dari sayur dan buah. Jadi itu berkaitan dengan imunitas, termasuk vitamin D, C dan lainnya," lanjut dr Elfina.
Maka itu, jika kebutuhan nutrisi anak lengkap, kebutuhan hariannya tentu bisa terpenuhi dengan baik.
"Jadi bisa didapatkan dari bahan makanan segar. Jadi dengan nutrisi lengkap setiap 3 kali makanan utama, ditambah selingan itu sudah bisa memenuhi kebutuhan harian sih anak," ungkapnya.
Namun, kata dr Elfina jika ada yang kurang mungkin ada masalah yang terjadi pada anak. Hendaknya segera konsultasikan hal tersebut pada dokter.
"Nah, apa bila kurang, mungkin ada masalah tertentu misal kebutuhan yang meningkat, sedang demam atau sedang ada infeksi penyakit, berarti kebutuhannya meningkatkan. Nah hal itu boleh dibantu dengan sumplementasi," ucapnya.
Baca juga: Begini Cara Atur Asupan Karbohidrat selama Ramadhan"Agar dosisnya sesuai dengan kebutuhan anak, sebaiknya dikonsultasikan dulu kepada dokter," lanjut dr Elfina.
Jadi simpul dr Elfina untuk sayur dan buah, alangkah baiknya anak diatas dua tahun sudah mulai dibiasakan. Untuk membiasakan anak makan sayur dan buah, orang tua atau orang dewasa juga harus memberi contoh agar anak terbiasa.
"Jadi mulai dengan membiasakan," pungkasnya.
Akan tetapi, anak di bawah satu tahun tidak dianjurkan makan buah seperti jus. Harusnya paling utama asupannya yakni protein dan lemak.
(est)