LANGIT7.ID, Yogyakarta - Program Studi Hubungan Internasional (PSHI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta bekerjasama dengan Kedubes Palestina menyelenggarakan Ambassadorial lecture (kuliah) tamu bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun, Selasa (17/5/2022).
Mengusung tema The Future of Palestine: Paving the Way for Sustainable Peace, Zuhair Al Shun dalam kuliah umumnya mengisahkan runutan sejarah konflik Palestina-Israel.
Sejak terjadinya agresi Israel atas tanah Palestina pada tahun 1948, sedikitnya 6,5 juta warga
Palestina telah mengungsi ke berbagai belahan dunia.
“Rakyat Palestina sampai sekarang terus berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan,” katanya, Selasa (17/5/2022).
Baca juga: Jurnalis Islam Bersatu Dorong PBB Jatuhkan Sanksi Berat ke IsraelNamun dia menyayangkan pemberitaan tentang konflik di Palestina yang selama ini tidak tersampaikan dengan baik. Isu pro-Palestina tidak akan disebarkan kecuali lewat platform mereka sendiri.
“Apakah kita akan diam melawan super power atau memiliki kesepakatan bersama untuk mendukung Palestina. Semoga apa yang saya sampaikan disini dapat menjadi prinsip,” harapnya.
Ia pun menyampaikan terimakasih atas sikap dan dukungan Indonesia kepada negaranya, baik di bidang politik maupun ekonomi. Dua hal itu dirasa penting terlebih Indonesia menjadi tuan rumah G20.
“Saya juga berterimakasih kepada Rektor dan pihak UII yang telah memberikan kesempatan untuk berbicara disini,” ungkapnya.
Menurutnya momen tersebut sekaligus untuk mengenang nakbah ketika Israel menempati Palestina yang sudah berlangsung selama 74 tahun terakhir dan kepada para mahasiswa, berpesan agar berjuang melalui jalur diplomasi sehingga masyarakat dunia bisa mengetahui mana yang fakta dan provokasi.
Rektor UII, Prof Fathul Wahid mengatakan Ambasador lecture ini akan mendekatkan hubungan serta memperkuat dukungan sekaligus memberikan informasi kepada publik dari sumber yang terpercaya terhadap beragam isu dunia. Kali ini, isu yang diangkat adalah masa depan perdamaian di Palestina yang masih belum terlihat, meskipun tetap harus disertai dengan optimisme.
Baca juga: Palestina Merdeka Pertanda Kiamat, Benarkah Demikian?“Alhamdulillah, Pak Dubes Palestina berkenan langsung untuk hadir dan memberikan kuliah di UII,” katanya.
Dalam kesempatan itu UII memberikan donasi senilai Rp100 juta untuk membantu rakyat Palestina. Selain itu UII juga akan memberikan beasiswa bagi lima mahasiswa Palestina setiap tahunnya, satu diantaranya di Fakultas Kedokteran.
Saat ini ada dua orang mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan master di UII, baik melalui beasiswa maupun biaya sendiri.
(sof)