LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Singapura mencekal Ustaz Abdul Somad (UAS) yang hendak masuk ke negara itu untuk berlibur, Senin (16/5/2022). UAS merespons, ia mengajak umat Islam mengalihkan biaya liburan ke Singapura untuk wakaf.
Instagram resmi UAS mengunggah ajakan mengalihkan uang belanja ke Singapura untuk wakaf pembangunan Pesantren Nurul Azhar. Ini adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Tabung Wakaf Umat binaan UAS yang fokus mencetak santri Al-Qur’an.
Sedianya saat di Singapura, UAS akan mengunjungi berbagai tempat objek wisata, akan makan, menginap, dan belanja. Bagi sebuah negara, kunjungan wisatawan merupakan sumber pemasukan ekonomi.
Baca Juga: Selain Singapura, UAS Juga Dicekal Negara Ini dengan Alasan Ekstremis“Hari ini kita barangkali tidak perlu gunakan uang kita untuk belanja ke Singapura, dananya bisa dialihkan untuk berwakaf bersama UAS untuk selesaikan pembangunan Pesantren Nurul Azhar & Preschool dan Kindergarten Nurul Azhar Yayasan Tabung Wakaf Umat,” dikutip ustadzabdulsomad_official, Rabu (18/5/2022).
Pembangunan Pesantren Nurul Azhar Yayasan Tabung Wakaf Umat dari wakaf umat Islam telah berlangsung sejak awal tahun 2021. Sampai sekarang masih berlangsung, karena belum selesai.
Baca Juga: Transisi Pandemi ke Endemi: Masker Masih Wajib untuk Kelompok RentanSementara, pembangunan Preschool dan Kindergarten Nurul Azhar baru saja mencapai peletakan batu pertama (ground breaking) pada Sabtu (14/5/2022) silam di Jalan Bakti Pekanbaru Riau yang dilakukan UAS dan mantan Gubernur Riau, Saleh Djasit.
Preschool dan Kindergarten Nurul Azhar berdiri di atas tanah seluas 2.837 meter persegi, wakaf Saleh Djasit. Peletakan batu pertama ini mendapat dukungan langsung dari masyarakat dalam bentuk wakaf tunai senilai Rp50 juta.
Baca Juga: Long Distance Marriage Boleh Dilakukan, tapi Ada Batasnya(zhd)