Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jubir Kemenkes: Naik, Hepatitis Akut di Indonesia Jadi 27 Kasus

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 18 Mei 2022 - 14:06 WIB
Jubir Kemenkes: Naik, Hepatitis Akut di Indonesia Jadi 27 Kasus
Paparan kenaikan kasus hepatitis akut di Indonesia. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengungkapkan kasus hepatitis akut di Indonesia per 17 Mei 2022 mengalami kenaikan, dari 25 meningkat menjadi 27 kasus.

dr Syahril mengatakan 27 tersebut terdiri dari 1 probable, 13 pending classification dan 13 discarded.

Probable adalah pasien dengan gejala mirip hepatitis seperti diare, demam, mual, muntah dan sakit kuning serta pemeriksaan enzim hati di atas 500 IU/L.

Baca juga: Kemenkes Temukan 18 Kasus Dugaan Hepatitis Akut

Pending Classification, adalah pasien yang sudah dirawat namun hasilnya belum diketahui. Dan discarded, artinya disingkirkan atau tak terbukti, karena pasien memiliki penyebab lain.

"Sehinga yang disebut dugaan kasus hepatitis akut pertanggal 17 ada 13 kasus, yakni probable 1, dan 13 pending," ujar dr Syahril dalam konferensi pers virtual, Rabu (18/5/2022).

Untuk provinsi-provinsinya, status pending: 1 Sumatra Utara, 1 Sumatra Barat, 1 Jambi, 7 DKI Jakarta dan 3 Jawa Timur. Sementara, status probable: 1 DKI Jakarta. Dan status discarded: 10 DKI Jakarta, 1 Kalimantan Timur, dan 2 Jawa Timur.

"Untuk kasus terbanyak adalah DKI Jakarta. Nah, ini ada perubahan kasus dari hari sebelumnya. Pada tanggal 16 itu ada pengurangan kasus di probable. Itu karena, setelah dilakukan pemeriksaan terakhir ia sepsis bakteri ini. Jadi sepsis karena bakteri sehingga ia dikeluarkan. Yang tadinya probable 2: 1 DKI Jakarta, dan 1 Jawa Timur. Di tanggal 17 berubah menjadi 1 di DKI Jakarta saja," ungkap Direktur Utama RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso ini.

"Kemudian terjadi pengurangan satu untuk di status pending. Karena ternyata hepatitis A nya positif," lanjut dia.

Akan tetapi, ucap dr Syahril ada tambahan dua kasus kemarin, laporan baru tersebut berstatus pending.

Lebih lanjut ia berkata, keterangan lebih jauh soal kasus probable, diketahui pasiennya sudah meninggal berjumlah 1. Hepatits A, B, C dan E nya sudah negatif. Dan pathogen lainnya negatif.

Baca juga: Tips Cegah Hepatitis Misterius saat Anak Kembali ke Sekolah

"Kasus probable ini nanti akan menunggu perkembang selanjutnya, apakah ia tetap probable ataukah yang lainnya," katanya.

"Untuk status pending sedang menunggu hasil laboratorium dan lainya. Dan setiap hari Kemenkes mengikuti perkembangannya sehingga akan ada update terus apakah pending ini berkurang atau bertambah," pungkas dr Syahril.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)