LANGIT7.ID, Jakarta -
Salesmerupakan profesi yang menjanjikan keuntungan dan pemasukan besar. Namun pekerjaan ini menuntut kepiawaian dalam berjualan produk dan menggaet konsumen.
Ada jurus maut bagi Sahabat Langit7 yang berprofesi sebagai sales untuk mencapai atau mungkin melampaui
target penjualan. Apa saja jurus itu? Simak ulasannya.
Baca Juga: Mantan Bartender Profesional Ini Pilih Berjualan Kopi Keliling dengan Bentor1. Kuasai produkKendala mencapai target penjualan terkadang dialami oleh sales pemula. Hal ini dikarenakan mereka yang kurang memahami produk.
Sales & Leadership Coach, Antonius Arif menyebutkan, penguasaan produk bukan hanya soal fitur, tapi juga manfaat yang bisa didapatkan konsumen.
"Jadi setiap produk harus dipahami fitur dan manfaatnya. Manfaat ini penting karena orang beli produk bukan cari fitur, melainkan manfaat yang bisa dia dapatkan," jelas dia dikanal YouTubenya.
2. Sales harus yakin produknya bagusArif menuturkan, produk yang bagus ini harus juga diyakini oleh sales itu sendiri. Sehingga tidak hanya menjual omong kosong kepada konsumen.
"Kalau bisa Anda sebagai sales juga bertindak sebagai raving fans. Artinya, kalau produk itu dijual kepada Anda, maka harus diyakini mau dibeli karena memang produknya bagus," ujarnya.
Menurutnya, ketika produk itu memang diakui kualitasnya oleh sales sendiri. Maka penjualan akan lebih mudah dilakukan dan mengalir begitu saja.
3. Kuasai sales cycleSales cycle paling sederhana ini bisa mencakup database sebagai permulaan. Kemudian dilanjutkan dengan menghubungi calon konsumen.
"Selanjutnya presentasikan produk kepada mereka. Maka kemudian handling objection sampai kepada teknik closing," katanya.
Menurutnya, konsep sales cycle itu perlu dikuasai dengan baik. Ketika konsep itu dikuasai, maka transaksi jual-beli akan lebih mudah dicapai.
4. Ciptakan kebutuhan konsumenDalam teknik penjualan, menciptakan kebutuhan bagi konsumen adalah hal penting lainnya yang harus bisa dikuasai sales. Sebab, calon konsumen akan membeli produk ketika mereka sudah merasa butuh.
Untuk itu, sales harus bisa mempunyai kemampuan untuk menciptakan kebutuhan bagi konsumennya. Dalam hal ini, sales harus mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan calon konsumen dan mulai berusaha menjadikan kebutuhan tersebut tersedia dalam sebuah produk.
5. Handling objectionTahapan ini harus dikuasai sales secara kemampuan. Pasalnya, sering terjadi calon konsumen merasa keberatan atau tidak butuh terhadap produk yang ditawarkan.
"Nah di sini lah kemampuan handling objection diperlukan. Maka ketika calon konsumen keberatan, sales bisa menggunakan teknik handling objection yang dia telah kuasai," katanya.
6. PedeSales juga harus pede (percaya diri) ketika berhadapan dengan calon konsumen saat presentasi produknya. Bahkan, seorang sales dilarang menunjukkan mimik wajah pesimistis.
"Jadi kalau menawarkan produk harus dilakukan dengan semangat, berapi-api, dan penuh keyakinan. Kalau Anda lemas duluan, semua orang tidak akan tertarik sama sekali terhadap Anda, bahkan produk yang ditawarkan."
(bal)