Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Tafsir At-Tahrim Ayat 6: Didik Anak dengan Adab dan Ilmu

Jaja Suhana Ahad, 29 Mei 2022 - 06:00 WIB
Tafsir At-Tahrim Ayat 6: Didik Anak dengan Adab dan Ilmu
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Khalifah keempat Ali bin Abi Thalib radiallahu anhu pernah menjelaskan pentingnya pentingnya adab dan ilmu bagi seorang muslim. Salah satunya dalam menafsirkan Al-Qur'an surat At Tahrim ayat enam.

قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا

Artinya: "Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka."

Menurut Ali karramallahu wajhah, makna ayat di atas, yakni addibhum waallimhum, didiklah mereka dengan adab dan ilmu. Dengan begitu anggota keluarga akan memiliki pemahaman yang baik tentang agama dan berakhlak mulia.

Baca Juga: Tafsir Al-Jumuah Ayat 10: Perintah Bertebaran di Muka Bumi Setelah Beribadah

Peran pemimpin keluarga sangat penting dalam mendidik anggota keluarga tentang agama dan adab. Agar kelak saat dewasa menjadi pribadi yang baik dan diridai oleh Allah.

Bila diuraikan, ada beberapa pelajaran penting dari ayat di atas menurut Ali. Berikut ulasannya:

1. Bimbing keluarga agar memiliki adab yang baik

Adab menurut Ali lebih utama dari ilmu. Sebab dengan adab seseorang akan memperlakukan orang lain dengan baik.

Adab dalam hal ini bukan hanya sekadar hubungan dengan sesama manusia. Namun juga adab terhadap Sang Pencipta, tidak berbuat syirik, termasuk bagaimana tata cara beribadah yang baik kepada-Nya.

2. Bekali keluarga dengan ilmu

Dengan ilmu anggota keluarga dapat mengetahui mana yang hak dan mana yang batil. Karena itu, ilmu merupakan bekal penting yang harus diberikan kepada anggota keluarga. Bahkan Rasulullah menyatakan bahwa Allah Swt akan memudahkan jalan menuju surga bagi penuntut ilmu.

3. Mengajak keluarga selalu taat kepada Allah

Di antara tantangan dalam mendidik keluarga adalah menjaga konsistensi dalam taat kepada Allah. Karena konsistensi membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh. Maka pemimpin rumah tangga tak boleh sekalipun berhenti mengingatkan ketaatan.

4. Menjauhkan keluarga dari maksiat

Tugas penting lainnya seorang pemimpin rumah tangga adalah menjauhkan keluarga dari maksiat. Seperti mencuri, zina, berbuhungan dengan sesama jenis (LGBT), dan sebagainya. Karena perbuatan tersebut termasuk dosa-dosa besar yang dibenci Allah.

Baca Juga: Ditemani Nasaruddin Umar, Mesut Ozil Shalat Jumat di Istiqlal

Baca Juga: Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Swiss, Ini Kronologinya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)