Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 20 Oktober 2026
home wisata halal detail berita

Bubur Tepeng Kuliner Khas Bali Kaya Bumbu dan Rempah

hasanah syakim Jum'at, 03 Juni 2022 - 16:28 WIB
Bubur Tepeng Kuliner Khas Bali Kaya Bumbu dan Rempah
Bubur Tepeng kuliner khas Bali (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Momentum liburan biasanya tidak hanya diisi dengan menikmati keindahan alam yang disajikan di suatu daerah tujuan wisata saja, akan tetapi wisata kuliner khas setempat juga menjadi aktivitas yang kerap diburu para wisatawan, salah satunya bubur tepeng kuliner khas desa Munduk, Bali Utara.

Dilansir dari dispar.bulelengkab.go.id, bubur tepeng ini mempunyai kekhasan tersendiri yang terletak pada penggunaan rempah sebagai bumbu, dan disantap dengan ditambahkan sayur daun paku atau olahan labu siam.

Bubur kemudian akan ditaburkan kacang kedelai yang sudah digoreng, yang mana kecang kedelai tersebut mennambahkan rasa gurih ke dalam aroma rempah yang kuat.

Baca juga: Aksi Gila Mbah Bagong Habiskan Rp3 M, Sulap Sungai Kumuh Jadi Destinasi Wisata

Rasa rempah yang kuat inilah yang membuat nafsu makan penikmat bubur meningkat karena kelezatan dari kuliner satu ini, sama seperti bubur kebanyakan kuliner ini begitu pas bila disantap sebagai menu sarapan pagi.

Kuliner khas Bali ini memiliki daya tarik sendiri bagi para penikmatnya selain diracik dengan bumbu, dan rempah yang kuat dengan rasa pedas sedikit asin.

Selain kacang kedelai, isian dalam bubur ini juga begitu variatif ada kacang kedelai, sayur, srundeng, sedikit daging, singkong, kuah kaldu yang bening serta beragam jenis rempah.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 20 Oktober 2026
Imsak
04:03
Shubuh
04:13
Dhuhur
11:41
Ashar
14:49
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan