Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Ustadz Amar: Ubah Cara Pandang Edukasi Seks Tabu

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 15 Juni 2022 - 15:46 WIB
Ustadz Amar: Ubah Cara Pandang Edukasi Seks Tabu
Ilustrasi. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Memberikan edukasi seks kepada anak sejak dini merupakan hal yang penting. Namun jika merujuk ke masa lalu banyak orang tua menganggapnya tabu sehingga tidak mengajarkan kepada anaknya.

Menurut penulis dan influencer Ustadz Amar Ar-Risalah lebih tepatnya bukan menganggap tabu, melainkan para orang tua ini tidak mengetahui bagaimana cara mengajarinya.

Baca juga: Edukasi Seks dalam Islam, Tak Hanya Sebatas Hubungan Seksual

Maka itu, tambahnya inilah yang mendasari para ulama mengubah segmen dakwahnya. Bukan lagi kepada masyarakat umum tetapi dibatasi kepada calon keluarga muda atau orang tua baru.

"Kita berasal dari generasi di mana orang tua menganggap edukasi seks itu tabu. Sebenarnya bukan tabu tetapi mereka tidak mengerti bagaimana cara mengajarinya. Mereka memerintahkan anak untuk memakai hijab, tapi hanya memerintahkan mereka tidak mengetahui apa dalilnya. Sejarah perintahnya dan tidak tahu bagaimana cara pembahasan yang bagus," ujar Ustadz Amar kepada Langit7, Senin (13/6/2022).

Misal, lanjut dia tidak banyak orang tua di luar sana yang benar-benar membimbing anak perempuannya ketika ia mengalami menstruasi dan harus mandi wajib. Seperti yang dialami oleh salah satu murid pendiri Negeri Buku ini. Ia tidak pernah mandi wajib setelah alami menstruasi.

Baca juga: Edukasi Seks dalam Islam: Ajarkan Fitrah, Lindungi Anak dari Pornografi dan Pergaulan Bebas

"Karena saya dulu juga pernah mengajar di sekolah Islam dan saya menemukan ada anak perempuan yang tidak pernah mandi wajib setelah menstruasi. Penyebabnya karena mereka tidak tahu caranya dan tidak diajarkan oleh orang tua," ucapnya.

Berbeda dengan sekolah agama seperti pesantren yang sudah mengajarkan pengetahuan ini. Karena itu, lanjut Ustadz Amar, solusinya adalah mengajarkan orang tuanya, bukan si anak.

"Makanya banyak ulama sekarang segmennya orang yang baru menikah atau yang awal-awal menikah. Mereka dibikinkan kelas dan mereka belajar di sana baik berbayar maupun tidak. Agar ketika nanti memiliki anak mereka bisa mewariskan pendidikan seksual yang tepat," tutur Co-Founder Yayasan NiruNabi ini.

Lebih lanjut, pegiat sejarah Islam ini mengatakan untuk sekolah umum sebaiknya pendidikan seksual hendaknya mulai diajarkan.

Baca juga: Pendidikan Seksualitas Penting Masuk dalam Kurikulum Sekolah

"Kementerian Agama harus membuat penataran kepada guru-guru agama terkait pendidikan seksual dalam Islam itu sebaiknya seperti apa. Agar mereka bisa mengajarkan kepada muridnya," pungkas Ustadz Amar.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)