LANGIT7.ID - , Jakarta - Masa
pubertas merupakan momen yang rentan bagi remaja, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Sebab di masa-masa ini remaja mulai mempunyai dorongan seksual.
Hal tersebut sangat wajar karena organ-organ reproduksi sudah mulai berfungsi, begitu pun dengan hormon-hormon seksual.
Penulis dan influencer Ustadz Amar Ar-Risalah mengatakan penting untuk memberi edukasi seks pada anak agar bisa menahan diri. Menurut Ustadz Amar, pendidikan seksual sudah ada di dalam
kurikulum pendidikan Islam.
Baca juga: Edukasi Seks dalam Islam, Tak Hanya Sebatas Hubungan Seksual"Dalam Islam, pendidikan seksual sangat penting untuk dimasukkan ke dalam kurikulum," ucap Ustadz Amar kepada Langit7, Senin (13/6/2022).
Ustadz Amar pun menyontohkan bagaimana pendidikan Islam mengenalkan seks pada anak melalui cara sederhana seperti pemisahan
kamar mandi perempuan dan laki-laki. Kemudian adanya pemisahan ruang kelas laki-laki dan perempuan.
"Kenapa dipisah? Karena ketika seorang guru mengajar biologi dan dalam silabusnya lagi membahas masalah organ reproduksi maka jika ada anak pria tentunya guru tersebut tidak akan leluasa menjelaskannya," ucap pendiri Negeri Buku ini.
Atau pada saat anak perempuan pertama kali menstruasi, seorang guru memberikan penjelasan sederhana namun mudah dimengerti. Karena itu, menurut Ustadz Amar, seorang guru harus bisa menjelaskan secara
fiqih.
"Jika gurunya tidak bisa memberikan penjelasan secara fiqih bagaimana? Karena seorang perempuan ketika sudah
menstruasi berarti harus mandi wajib," katanya.
Baca juga: Nonton Film Porno Sejak Dini, Pemicu Tindakan Pelecehan SeksualBerbeda halnya di sekolah umum yang tidak mengajarkan mandi wajib setelah menstruasi. Meski disinggung dalam pelajaran agama, namun tidak mendapat pembahasan secara mendalam.
"Bahkan ada sekolah-sekolah yang memang tidak memiliki pelajaran agama. Sehingga dari mana anak akan mempelajarinya?" tutup Ustadz Amar yang mendirikan Yayasan NiruNabi.
(est)