LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap tahun ada jutaan Muslim dari berbagai negara yang datang Ke Tanah Suci untuk
beribadah haji. Sehingga membuat tempat tersebut jadi penuh dan para jemaah harus berdesak-desakan.
Maka itu, pentingnya memiliki fisik dan mental yang kuat guna menjalankan tahap demi tahan hingga semua rukunnya dapat terlaksakan dengan baik. Karenanya, agar perjuangan dalam menunaikan ibadah haji ini tidak sia-sia, niat yang tidak baik seperti datang untuk pamer segera dijauhkan.
Baca juga: Bacaan Niat Haji sesuai Sunnah dan Kapan Waktu DilafalkannyaMenurut Kepala Kantor Urusan Agama (
KUA) Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto Ustadz Nashir Fahmi orang yang menunaikan haji dengan niat pamer adalah kesalahan.
"Dalam
Alquran yang membahas terkait haji itu selalu berkata dengan kalimat Walillah. Artinya ketika berangkat haji adalah keikhlasan lillahi ta'ala," ujar Ustadz Nashir kepada Langit7, Kamis (16/6/2022).
Dia melanjutkan, ikhlas itu hubungannya adalah personal dengan Allah SWT. Karena itu, niat untuk berhaji harus betul-betul dijaga.
"Jangan berangkat haji karena ingin terlihat keren atau ingin disebut Pak Haji misalkan," ucapnya.
Pendidik
Pondok Pesantren Baitussalam, Prambanan, Sleman ini mengatakan sebaiknya niatkan ketika ingin berangkat haji hanya untuk bertemu Allah SWT.
Baca juga: Beda Sistem Antrian, Apakah Pahala Haji dan Umrah Setara?"Bisa dibayangkan sudah menunggu lama, biayanya juga tidak sedikit dan antriannya luar biasa. Begitu dipanggil untuk berangkat malah niatnya bukan karena Allah SWT," katanya.
"Ketidak ikhlasan inilah yang membuat kita lelah dalam beribadah dan Allah SWT tidak memberikan pahala," pungkas dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini.
(est)