Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Dahulukan Menikah atau Haji? Ini Penjelasan Syaikh Ali Jumuah

fajar adhitya Jum'at, 17 Juni 2022 - 03:35 WIB
Dahulukan Menikah atau Haji? Ini Penjelasan Syaikh Ali Jumuah
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menikah adalah syariat Islam untuk melengkapi fitrah manusia secara biologis dan psikologis. Sedangkan haji merupakan salah satu rukun Islam yang diwajibkan.

Bagi sesorang yang telah mampu secara finansial, mendahulukan berhaji atau menikah bisa membuat galau pikiran. Lantas, manakah yang harus diutamakan antara kedua syariat tersebut?

Baca Juga: Niat Ibadah Haji untuk Pamer, Ustadz Nashir: Bikin Lelah

Ulama besar Mesir, Syaikh Ali Jumah menjelaskan, hukum asalah menikah adalah sunnah. Sedangkan hukum berhaji adalah wajib dan merupakan salah satu rukun Islam.

Meski demikian, hukum asal menikah bisa berubah menjadi wajib. Mantan mufti Mesir ini menjelaskan, hukum menikah dapat menjadi wajib bila disertai faktor krusial, yakni telah mampu dan dikhawatirkan muncul kemaksiatan bila tidak menikah.

"Ia (menikah) bisa dihukumi wajib jika ditakutkan terjadi fitnah dan orang itu mampu untuk menikah. Apabila demikian, ketakutan terjadi fitnah dan tuduhan bisa mengubah dari hukum sunnah menjadi wajib," katanya dilansir siaran ceramah Syaikh Ali Jumuah dalam Youtube Sanad Media, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga: Niat Berhaji ke Tanah Suci, Perhatikan 3 Persiapan Ini

Syaikh Ali mengatakan, syariat yang dampaknya terlihat jelas di depan mata, dalam hal ini untuk mencegah kemaksiatan wajib didahulukan. Dengan demikian, menikah wajib dilaksanakan terlebih dahulu daripada menunaikan haji. "Jadi menikah lebih didahulukan ketimbang haji jika menikah dihukumi wajib," ujar Syaikh Ali Jumuah.

Namun, prioritasnya bisa berubah bila seseorang yang mampu menikah masih bisa mengontrol syahwatnya atau tidak khawatir terjadi fitnah. Dengan demikian, hukum menikah menjadi sunnah dan wajib mendahulukan ibadah haji.

"Tidak ditakutkan terjadi sesuatu yang mengarah ke fitnah dan zina. Semoga Allah SWT melindungi kita dari hal-hal buruk, tidak dikhawatirkan, jadi haji, yang wajib didahulukan ketimbang sunnah," ucap Syaikh Ali.

Baca Juga:

Beda Sistem Antrian, Apakah Pahala Haji dan Umrah Setara?

Arti Kategori Kuning hingga Hitam di Layanan IGD Haji


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)